Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran akan Eksekusi Pria Tertuduh Pembocor Lokasi Jenderal Soleimani

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juni 2020 20:27 8:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juni 2020 20:25
Bagikan
Demo memprotes serangan udara AS di Irak yang menewaskan komandan Iran, Qasem Soleimani
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Iran hari Selasa (9/6/2020) divonis hukuman mati karena dituding memberikan informasi intelijen kepada Amerika Serikat dan Israel tentang lokasi Jenderal Qassem Soleimani, yang mengakibatkan kematian pejabat senior Garda Revolusi Iran itu.

Dilansir The Gurdian, dalam konferensi pers rutin pihak kehakiman Iran mengatakan bahwa terpidana itu bernama Seyed Mahmoud Mousavi Majd, seorang warga negara Iran.

Jubir otoritas kehakiman Iran Gholamhossein Esmaili, mengatakan Majd memberikan informasi perihal pergerakan Soleimani kepada dinas intelijen Amerika Serikat CIA dan intelijen Israel dengan imbalan uang.

Dia mengatakan hukuman mati di tiang gantungan akan dilaksanakan setelah vonis mati itu dikukuhkan oleh pengadilan revolusi dan diperkuat oleh pengadilan terpisah.

Soleimani tewas dalam serangan drone AS di Baghdad, Iraq, pada 3 Januari 2020 bersama dengan Abu Mahdi al-Muhandis, yang merupakan wakil ketua Hashd al-Sha’abi, sebuah kelompok bersenjata Iraq yang merupakan sekutu pemerintah Syiah Iran. Soleimani ketika itu baru saja mendarat dengan sebuah pesawat pribadi yang jadwal keberangkatannya tertunda dari Damaskus menuju Baghdad. Perjalanannya kemudian dilanjutkan dengan iring-iringan pada pagi dini hari. Saat akan meninggalkan bandara itulah mobilnya dihantam sebuah drone dan meledak. Presiden AS Donald Trump secara pribadi menyetujui pembunuhan itu beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iran membalas kematian Soleimani itu dengan serangan terhadap pangkalan pasukan AS Ain Al-Assad di Iraq, yang kemudian berlanjut dengan tembakan rudal maut Iran terhadap sebuah pesawat sipil Ukraina yang terbang dari Teheran yang dikiranya sebagai misil AS. Total 176 orang tewas akibat pesawat sipil itu itu dirudal oleh pasukan Garda Revolusi Iran.

Soleimani diduga mengunjungi Baghdad untuk bertemu dengan para pemimpin kelompok bersenjata atau politisi-politisi yang merupakan sekutu Iran.

Namun, Iran mengklaim Soleimani mengunjungi Baghdad untuk bernegosiasi dan membicarakan soal masa depan pemerintahan Iraq selanjutnya, termasuk pertemuan dengan perdana menteri Iraq kala itu. Sebagaimana diketahui, usai kematian Saddam Hussein politik dan kekuasaan di Iraq dikuasai oleh kelompok Syiah yang beraliansi dengan Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCIAGarda Revolusi IranintelijeniraniraqisraeljenderalQassem Soleimani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komnas HAM: 2019 Tahun Suram Penegakan HAM
Tulisan selanjutnya Enam dari 10 Kota Termahal di Dunia Berada di Asia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?