Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Hapus Trenggiling dari Daftar Obat Tradisional

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2020 15:17 3:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2020 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China menghapus hewan trenggiling (pangolin) dari daftar resmi obat tradisional China, lapor koran lokal Health Times.

Hewan bersisik itu selama ini diburu hingga nyaris punah karena dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Semua kedelapan spesies hewan itu saat ini berstatus terancam punah.

Kelompok-kelompok peduli kelestarian alam menyambut baik keputusan China itu. Paul Thomson dari Save Pangolins mengatakan itu merupakan momen yang sangat berarti bagi trenggiling.

“Langkah China menghapus sisik trenggiling dari daftar obat-obatan tradisional bisa menjadi pendobrak yang kita tunggu-tunggu selama ini,” ujarnya, seperti dikutip BBC Selasa (9/6/2020).

“Kami berharap langkah selanjutnya China akan menegakkan regulasinya dan berupaya untuk mengubah perilaku konsumen,”imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Katheryn Wise dari World Animal Protection mengatakan keputusan itu merupakan “kabar baik” dan meningkatkan perlindungan terhadap trenggiling.

Dia menyeru agar langkah serupa diperluas ke hewan-hewan lain, “yang, seperti halnya trenggiling, diburu di alam liar dan sering kali dikurung di kandang sempit yang penuh sesak sehingga rawan menjadi tempat penyebaran penyakit mematikan.

Sekujur tubuh trenggiling ditutupi oleh sisik, yang berfungsi untuk melindunginya dari predator. Sisik itu dihargai sangat diminati oleh tabib pengobatan tradisional China dan dagingnya dianggap sebagai santapan lezat.

Menyusul wabah coronavirus yang mulai merebak akhir tahun lalu, China melarang konsumsi hewan liar hidup sebagai makanan, tetapi ada beberapa pengecualian seperti untuk obat dan diambil bulunya.

Sejak wabah Covid-19, trenggiling mendapat sorotan tajam karena diketahui membawa jenis bibit yang sama dengan coronavirus penyebab Covid-19. Para ilmuwan menyelidiki apakah penyelundupan dan perdagangan trenggiling liar kemungkinan menjadi penyebab penularan virus itu dari hewan ke manusia. Namun, sampai sekarang belum ada bukti kuat yang menyokong dugaan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19trenggiling
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keteladanan Para Khalifah Hadapi Kritik
Tulisan selanjutnya Dakwah untuk Generasi Merunduk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?