Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terungkap Bukti-bukti Kejahatan Perang Mengerikan Haftar di Libya

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 27 Juni 2020 21:41 9:41 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 27 Juni 2020 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tim Anadolu Agency dari Turki di Libya terus mendokumentasikan bukti pelanggaran berupa ranjau darat, penyiksaan dan kuburan massal yang mengerikan di tempat yang ditinggalkan oleh milisi Khalifa Haftar setelah mereka mundur dari selatan ibu kota Tripoli dan kota Tarhuna di tenggara.

Pemerintah Libya yang diakui secara internasional diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019, dengan lebih dari 1.000 tewas dalam insiden kekerasan.

Maret ini, pemerintah Libya meluncurkan Operasi Badai Perdamaian untuk melawan serangan di ibu kota, dan baru-baru ini merebut kembali lokasi-lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Al-Watiya dan kota Tarhuna, benteng terakhir Haftar di Libya barat.

Milisi dan tentara bayaran Haftar yang bekerja sama dengan Kelompok Wagner Rusia meninggalkan ranjau jebakan dan bahan peledak rakitan yang mencegah kembalinya warga sipil ke rumah mereka, serta sejumlah besar kuburan massal dan jasad yang dianggap sebagai kejahatan perang oleh pengadilan internasional.

Pada 16 Juni kemarin, Badan Pembebasan Ranjau dan Sisa-sisa Perang Libya mengatakan bahwa ranjau darat yang ditanam oleh milisi Haftar menewaskan sedikitnya 39 warga sipil dan melukai setidaknya 100 lainnya, termasuk wanita dan anak-anak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Lebih dari 400.000 warga sipil terlantar akibat perang, dan banyak dari mereka tidak dapat kembali ke rumah mereka karena ranjau,” ungkap Liam Kelly, direktur untuk Libya di Danish Demining Group, sebuah LSM yang bekerja di negara itu.

Pada 20 Juni, tentara Libya mengumumkan bahwa sejak 5 Juni, sekitar 190 mayat telah ditemukan di rumah sakit dan kuburan massal di Tarhuna dan daerah selatan ibu kota Tripoli.

Pemerintah telah berulang kali meminta PBB, Mahkamah Pidana Internasional (ICC), dan kelompok-kelompok hak asasi manusia untuk menuntut penyelidikan internasional terhadap kuburan massal.

Awal pekan ini, Jaksa Penuntut ICC Fatou Bensouda mengatakan bahwa kuburan massal yang ditemukan sejauh ini di Libya mungkin merupakan bukti kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Senin kemarin mengeluarkan resolusi yang memerintahkan misi pencarian fakta ke Libya untuk mendokumentasikan pelanggaran dan pelanggaran yang dilakukan sejak 2016.

Libya dihancurkan oleh perang saudara sejak penggulingan mendiang penguasa Muammar Gaddafi pada 2011.

Pemerintah baru Libya didirikan pada 2015 di bawah perjanjian yang dipimpin PBB, tetapi upaya untuk penyelesaian politik jangka panjang gagal karena serangan militer oleh pasukan Haftar, mengakibatkan kekacauan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haftarkejahatan perangLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Unik, Wisuda Sekolah Ala Drive Thru di Tengah Pandemi
Tulisan selanjutnya Coronavirus Merambah Daerah Pedesaan Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?