Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Jerman: Berlebihan, Lockdown Sekitar Rumah Jagal Harus Dihentikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2020 14:11 2:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2020 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Jerman mengakhiri kebijakan penguncian wilayah atau lockdown yang diberlakukan di daerah sekitar sebuah rumah pemotongan hewan yang menjadi episentrum penyebaran coronavirus karena dinilai tidak proporsional.

Pengadilan administrasi di negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW) memutuskan bahwa penguncian wilayah yang diberlakukan atas seluruh daerah di distrik Gütersloh bulan lalu sudah tidak lagi dapat dijustifikasi.

Menurut pengadilan, lockdown tersebut justru memberikan beban secara tidak adil kepada warga dan seharusnya bisa lebih dipersempit cakupannya, mengingat jumlah kasus infeksi terkonfirmasi di setiap daerah di distrik itu berbeda, lansir Euronews Selasa (7/7/2020).

Para hakim setuju dengan pemilik sebuah perusahaan lokal yang berargumen bahwa lokasi usahanya terletak di daerah yang minim kasus infeksi dan oleh karena itu tidak seharusnya dikenai kebijakan penguncian atau karantina wilayah sama seperti daerah lain yang jauh lebih parah.

Putusan pengadilan itu dikeluarkan menjelang dilakukannya pengkajian ulang kebijakan lockdown di Gütersloh oleh politisi-politisi setempat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih dari 1.500 pekerja di rumah pengolahan daging Tönnies bulan lalu dites positif coronavirus. Otoritas setempat memerintahkan perusahaan menutup tempat itu dan memperbaiki sistem ventilasi udaranya yang dianggap berkontribusi pada penyebaran dan penularan Covid-19. 

Agar wabah tidak menyebar, pihak berwenang lantas memberlakukan penguncian wilayah.

Akan tetapi, kebijakan lockdown justru memutus rantai pasokan kebutuhan pangan.

Hari Senin, lebih dari 100 petani berunjuk rasa di sekitar lokasi tempat pengolahan daging itu. Mereka mengatakan ribuan hewan babi hasil ternak mereka tidak dapat dikirim ke wilayah Gütersloh karena lockdown dan mereka tidak bisa memeliharanya lebih lama lagi sehingga petani kehilangan pendapatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Jermankarantinalockdown
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis ‘Israel’ Defisit $16,9 Miliar Karena Covid-19, Defisit Terbesar dalam Sejarahnya
Tulisan selanjutnya China Ubah Metropark Hotel di Hong Kong Jadi Kantor Keamanan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?