Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kirim Pesan Rasis ke Wilfried Zaha, Bocah 12 Tahun Ditangkap Polisi Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juli 2020 17:44 5:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juli 2020 17:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bocah lelaki berusia 12 tahun ditangkap polisi yang menyelidiki pesan rasis yang dikirimkan ke pemain depan kesebelasan Crystal Palace Wilfried Zaha di media sosial.

Zaha mengungkapkan bahwa dirinya menerima sejumlah pesan menyakitkan di media sosial sebelum laga tandang ke Aston Villa hari Ahad (12/7/2020), di mana Crystal Palace kalah 0-2. 

Manager Zaha, Roy Hodgson menyebut kiriman pesan tersebut sebagai tindakan “pengecut dan tercela”.

Premier League menyebut apa yang dilakukan terhadap pesepakbola berkulit hitam asal Pantai Gading berusia 27 tahun itu “sama sekali tidak dapat diterima”.

Kepolisian West Midlands lewat Twitter menanggapi kasus Zaha dengan mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus itu dan beberapa jam kemudian mengkonfirmasi penangkapan tersangka, lapor BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mendapat laporan tentang serangkaian pesan rasis yang dikirimkan ke seorang pesepakbola hari ini dan setelah meninjau kasus itu dan melakukan pemeriksaan, kami telah menangkap seorang anak laki-laki,” tulis Kepolisian West Midlands di Twitter.

“Seorang bocah berusia 12 tahun dari Solihull sudah ditahan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah melaporkannya. Rasisme tidak akan ditoleransi,” imbuh polisi.

Berbicara kepada Sky Sports sebelum penangkapan, Hodgson mengatakan bahwa kasus itu menjadi sorotan dikarenakan momen Black Lives Matter, aksi protes yang bermula di Amerika Serikat yang mengangkat perlakuan buruk dan diskriminasi terhadap warga kulit hitam yang tidak jarang berujung maut, yang gemanya kemudian mendunia menjadi seruan menentang rasisme secara umum.

Hodgson memuji tindakan Wilfried yang mengadukan kasusnya dan tidak tinggal diam atas perlakuan rasis yang ditujukan kepadanya.

“Dia [pelaku] ingin menghalangi salah satu pemain terbaik kami dari tampil prima hari ini, tetapi dia melakukannya dengan pilihan cara yang sama sekali tidak dapat diterima,” imbuhnya.

Pihak Premier League menegaskan bahwa pihaknya berada di pihak Zaha dan menentang tindakan rasis itu dan diskriminasi dalam bentuk apapun.

“Kami akan terus memberikan dukungan kepada para pemain, manajer, pelatih dan anggota keluarga mereka dari diskriminasi serius yang diterimanya secara online,” kata Premier League.

Sejak dimulai kembali pada bulan Juni, sejumlah pemain terkemuka Premier League berlutut setiap sebelum laga dimulai guna menunjukkan dukungan kepada gerakan Black Lives Matter.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Crystal PalacerasissepakbolaWilfried Zaha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Profesor Pengkritik Beijing Dibebaskan Setelah Dituduh Menyewa Pelacur
Tulisan selanjutnya Mantan PM Somalia Hassan Farah Wafat di Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?