Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

#IndonesiaTanpaJIL adalah Ladang Kaderisasi, Bukan Sekedar Komunitas Kumpul-kumpul

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2020 21:09 9:09 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 8 Agustus 2020 20:10
Bagikan
Randy Iqbal, Korpus ITJ kelima yang terpilih dalam Silatnas IV di Yogyakarta, Februari 2020 silam
Bagikan

Hidayatullah.com–Pada Silaturrahim Nasional (Silatnas) pertamanya di Bandung 2012 silam, Akmal Sjafril, salah seorang pegiat #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) yang telah membersamai komunitas ini sejak awal, mengatakan bahwa ITJ adalah sebuah gerakan kepeloporan. Berdirinya sebuah chapter baru tidaklah berawal ‘dari atas’. Sebuah chapter dapat berdiri jika ada sekelompok pemuda yang siap menggawanginya.

Karena sejak awal tabiat ITJ memang demikian, maka tidaklah mengherankan jika kemudian komunitas ini melahirkan banyak tokoh baru dalam perjalanannya.  “Kami bukan event organizer yang kerjanya hanya mengadakan kegiatan dan mengundang para ustadz sebagai narasumber. Dalam perkembangannya, banyak pemuda yang bergabung dengan gerakan ini dan kemudian merekapun sanggup menjadi narasumber sesuai dengan keahliannya masing-masing,” ungkap Randy Iqbal, Koordinator Pusat (Korpus) ITJ, dalam sebuah wawancara yang dilakukan via Whatsapp pada Kamis (07/08) silam.

Bahkan pandemi pun tidak membuat chapter-chapter ITJ urung berkegiatan. Sebaliknya, kegiatan-kegiatan ITJ semakin gencar dilakukan di berbagai platform media sosial. “Berdasarkan data yang kami miliki, sejak Maret 2020, yaitu selepas Silatnas keempat di Yogyakarta pada bulan Februarinya, sudah ada hampir tujuh puluh kegiatan yang dilakukan oleh chapter-chapter ITJ,” ujar Randy lagi.

Dalam kegiatan-kegiatan itu, sebagian kader (kader) ITJ telah tampil sebagai narasumbernya. Selain Akmal Sjafril yang sudah dikenal sebagai penggagas gerakan anti liberal sejak 2010.

Randy Iqbal juga telah dikenal luas di berbagai komunitas hijrah. Sejumlah muslimah tampil sebagai penentang feminisme, antara lain Anila Gusfani dan Yan Mirai dari Jakarta, dan juga Lewinda Jotari dari Bandung.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Ada pula Muhammad Fadhila Azka yang banyak membahas persoalan seputar pemikiran Islam, filsafat hingga tasawuf. Juga Andri Oktavianas yang namanya telah cukup dikenal dalam pergerakan dakwah di Bandung.

Selain banyak membahas seputar masalah-masalah yang berkaitan dengan pemikiran seperti Islam liberal, feminisme, sejarah Islam dan semacamnya, kajian-kajian ITJ juga menyentuh banyak bidang lainnya. “Karena kader ITJ memiliki keahlian yang macam-macam, maka ada banyak ‘pilihan menu’ di ITJ, “ ujar Randi.

Bulan Juni lalu, ITJ Jakarta menggelar kajian online tentang RUU HIP yang kontroversial itu. Tak lama kembali mengadakan kajian tentang kampanye Black Lives Matter yang sedang marak di Amerika Serikat.

ITJ Samarinda juga pernah mengkaji RUU HIP, dan ITJ Depok mengangkat bahasan seputar cyber security awareness (kesadaran keamanan dunia maya). “ITJ Bandung malah mengadakan acara belajar Bahasa Inggris bersama salah seorang kader yang memang sehari-harinya berprofesi sebagai Guru Bahasa Inggris,” ujar Randy.

Dinamika di ITJ juga terlihat dari kegiatan-kegiatannya yang tidak hanya berupa kajian. Sebelum status pandemi diumumkan, pada bulan Maret 2020, ITJ Bogor mengadakan kegiatan bersepeda bareng di Kebun Raya Bogor (KRB), dan ITJ Bandung mengajak anggotanya untuk menjajal olah raga memanah.

“Jika dianalogikan dengan berlari, maka dakwah ini adalah maraton, bukan sprint. Karena itu, untuk menjaga stamina, kesolidan kader memang harus dijaga dengan kegiatan-kegiatan yang rileks namun tetap bermanfaat,” pungkas Randy.*/kiriman Gatot Prasetyo

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#IndonesiaTanpaJILITJ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kesehatan syariah Wapres: MUI Harus Jadi Pusat Kebaikan
Tulisan selanjutnya Mendikbud Terbitkan Kurikulum Darurat Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?