Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Milisi Pro-Haftar Melanggar Gencatan Senjata di Libya

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2020 10:37 10:37 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 28 Agustus 2020 10:37
Bagikan
Haftar
Bagikan

Hidayatullah.com—Milisi yang bersekutu dengan pemberontak Khalifa Haftar telah melanggar gencatan senjata yang baru-baru ini diumumkan, menurut militer Libya.

“Geng teroris al Karama dan kelompok Wagner Rusia yang berafiliasi dengan mereka berusaha menargetkan pasukan pemberani kami dengan lebih dari 12 rudal Grad,” ungkap Pemerintah dalam sebuah pernyataan di Facebook pada Kamis (27/08/2020).

Militer mengatakan hal itu adalah “pelanggaran yang jelas dari perjanjian gencatan senjata yang diumumkan Jumat lalu,” menekankan bahwa “operasi Sirte dan Jufra tidak akan ragu-ragu untuk menanggapi tindakan ini, sebagaimana disetujui oleh operasi lapangan,” TRT World melaporkan.

Sebelumnya pada hari Kamis, Pemerintah Libya memperingatkan Haftar agar menghentikan serangan dan kejahatan di kota Sirte, di utara negara itu dan Taraghin di wilayah tengahnya.

Pada 21 Agustus, Dewan Presiden dari Pemerintah Libya yang diakui secara internasional dan apa yang disebut Dewan Perwakilan Rakyat yang berbasis di Tobruk, yang mendukung pemberontak Haftar, menyetujui gencatan senjata segera. Dua pernyataan mereka sepakat pada poin-poin yang sama, terutama gencatan senjata dan penyelenggaraan pemilihan presiden dan parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perjanjian tersebut disambut secara luas oleh komunitas internasional dan khususnya negara-negara Arab, sementara milisi Haftar menolaknya.

Perdana Menteri Libya Fayez Al Sarraj menyatakan kesiapannya untuk menerapkan perjanjian apa pun yang memenuhi penerimaan dan konsensus semua aktor Libya dan meminta pengunjuk rasa Libya untuk tidak terseret ke dalam seruan untuk sabotase atas kemerosotan kondisi kehidupan, dengan mengatakan: “Saya telah memerintahkan semua lembaga negara untuk melindungi demonstran damai.”

Dia memperingatkan bahwa orang-orang bersenjata menyusup ke dalam protes damai untuk melakukan tindakan sabotase dan kerusuhan guna menurunkan martabat negara Libya.

Al Sarraj juga berterima kasih kepada Turki, mengatakan bahwa mereka “berdiri bersama dengan orang-orang Libya pada saat banyak orang meninggalkan kami”.

Pemerintah Libya pada Kamis memperingatkan akan menggunakan kekerasan terhadap milisi bersenjata yang membubarkan protes damai dengan menembaki kerumunan sehari sebelumnya.

Demonstrasi dimulai pada Ahad (23/08/2020) di ibu kota Tripoli terhadap layanan publik yang buruk dan kondisi kehidupan.

Sementara polisi telah memantau protes, orang-orang bersenjata pada hari Rabu (26/08/2020) menyerang demonstrasi damai dengan “menembakkan amunisi tanpa pandang bulu,” kata Fathi Bashagha, Menteri Dalam Negeri Pemerintah Libya.

Orang-orang bersenjata itu juga menculik demonstran, “menimbulkan kepanikan di antara penduduk dan mengancam keamanan dan ketertiban umum,” kata Bashagha.

Dia berjanji untuk “melindungi warga sipil yang tidak bersenjata dari kebrutalan sekelompok preman” dan mengatakan dia siap menggunakan kekerasan untuk melakukannya.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHaftarKonflik LibyaLibyaPerang Libya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu AS Pulang Tanpa Hasil Setelah Tur Timur Tengah Mendorong Kesepakatan dengan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Belum Ada Bukti Kuat Hubungan Saling Menguasai antara Utsmani dengan Kerajaan di Nusantara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?