Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Bos Atletik Dunia Divonis 4 Tahun Penjara karena Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2020 14:36 2:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2020 14:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lamine Diack, mantan kepala International Association of Athletics Federations (IAAF), hari Rabu (16/9/2020) dihukum penjara 4 tahun setelah dinyatakan bersalah menutupi kasus doping atlet Rusia.

Pengadilan di Prancis menetapkan hukuman itu dengan percobaan dua tahun dan denda 500.000 euro. 

Pria Senegal berusia 87 tahun itu mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, lansir RFI.

Antara tahun 1999 dan 2005 Diack merupakan orang kuat di organisasi atletik dunia tersebut. Dia mendapatkan jabatan bergengsi sebagai bos IAAF setelah berkarir di bidang olahraga dan politik.

Namun, begitu dia tidak lagi menjadi ketua IAAF bermunculanlah tuduhan-tuduhan korupsi yang terjadi selama dirinya menjabat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Januari 2016 World Anti-Doping Agency mendapati Diack terlibat dalam skandal doping atlet Rusia.

Penggantinya, Sebastian Coe, melakukan perubahan struktural dalam IAAF, termasuk mengganti namanya menjadi World Athletics. Coe juga mengupayakan pembatasan masa bakti seorang presiden organisasi itu tidak lebih dari 8 tahun.

Dalam persidangan yang berlangsung selama 3 bulan di Paris, pihak jaksa penuntut mengatakan Diack memperoleh 1,5 juta euro dari sumber-sumber Rusia sehingga divisi antidoping IAAF menutupi atau menunda proses kasus 23 atlet Rusia yang ingin bertanding di Olimpiade London 2012 dan World Athletics Championships di Moskow tahun 2013.

Hakim Rose-Marie Hunault memerintahkan Diack dan putranya, Papa Massata Diack, membayar 5 juta euro kepada World Athletics sebagai ganti rugi amanat yang dilanggarnya.

Hunault mengatakan dikarenakan usia Lamine Diack maka dia sepertinya tidak mungkin dimasukkan dalam penjara dan bisa mendapatkan pembebasan bersyarat dari kurungan.

Papa Massata Diack, mantan konsultan pemasaran IAAF, yang diadili secara in absentia karena Senegal menolak untuk mengekstradisinya, diganjar hukuman penjara lima tahun dan denda 1 juta euro.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:atletikdopingIAAFLamine DiackrusiaSenegal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang
Tulisan selanjutnya PM Libya Fayez al-Serraj Ingin Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?