Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Studi: 80% Pengidap Covid-19 di Inggris Tidak Menampakkan Gejala Inti Saat Dites

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2020 10:52 10:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2020 10:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 80% orang yang positif dalam survei nasional coronavirus tidak menunjukkan gejala inti dari penyakitnya di hari dia menjalani pemeriksaan, kata para ilmuwan.

Temuan itu menimbulkan kekhawatiran di masa mendatang akan terjadi “penularan diam-diam” di kalangan masyarakat di tempat berisiko tinggi seperti kampus dan tempat bekerja.

Para peneliti di UCL mengatakan 86,1% dari pengidap coronavirus yang dipilih Office of National Statistics Covid-19 untuk mengikuti survei antar April dan Juni tidak menunjukkan gejala utama penyakit ini seperti batuk atau demam, atau kehilangan indera perasa dan penciuman pada hari mereka menjalani tes.

Tiga perempat mereka yang positif sama sekali tidak menunjukkan gejala. Hal itu ditemukan para ilmuwan ketika mereka memeriksa apakah peserta survei juga merasakan ketidaknyamanan lain seperti rasa lelah dan kesulitan bernapas di hari mereka dites coronavirus. 

Tidak seperti tes coronavirus di masyarakat yang fokus pada orang yang menampakkan gejala, survei infeksi ONS secara rutin melakukan tes terhadap puluhan ribu rumahtangga di seluruh Inggris, baik penghuni rumah menampakkan gejala maupun tidak, lapor The Guardian Kamis (8/10/2020).

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sementara mereka yang dites positif dalam survei ONS kemungkinan kemudian mengalami demam, batuk atau gejala lain, Irene Petersen, seorang peneliti dalam survei itu yang juga profesor bidang epidemiologi dan informatika kesehatan, menyakini tingginya risiko “penularan diam-diam” oleh orang yang tidak menyadari jika dirinya sebenarnya sudah terjangkit coronavirus.

Studi itu, yang dipublikasikan di Clinical Epidemiology, menganalisis gejala yang disampaikan oleh lebih dari 36.000 orang yang dites antara bulan April dan Juni.

Hanya 115 yang menunjukkan positif dan dari jumlah itu hanya 27 orang atau 23,5% yang menunjukkan gejala (beragam).

Ketika ilmuwan mempersempit gejalanya menjadi 3 gejala utama Covid-19 yaitu batuk atau demam atau kehilangan indera perasa/penciuman, jumlah orang yang mengaku bergejala turun dari 16 atau 13,9%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19gejala
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya program guru belajar berbagi Dr Henri Salahudin: Feminisme Berbahaya Bagi Ketahanan Keluarga, Tak Sesuai Agama dan Pancasila
Tulisan selanjutnya Seorang Tahanan Palestina di Penjara ‘Israel’ dalam Kondisi Kritis setelah Aksi Mogok Makan selama 70 Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?