Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: 90 % Komentar Media Sosial Berbahasa Arab tentang Normalisasi ‘Israel’-UEA dan Bahrain Bersifat ‘Negatif’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2020 12:07 12:07 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 13 Oktober 2020 12:07
Bagikan
Warga Palestina Membakar foto PM 'Israel', Presiden AS dan Putra Mahkota UEA
Bagikan

Hidayatullah.com—Sembilan puluh persen obrolan media sosial berbahasa Arab seputar kesepakatan normalisasi ‘Israel’ baru-baru ini dengan UEA dan Bahrain bersifat “negatif”, menurut sebuah laporan, dilansir oleh The New Arab.

Studi tersebut mengamati komentar dan liputan di platform media sosial Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube antara 12 Agustus dan 8 September, tepat sebelum pejabat dari UEA, Bahrain dan ‘Israel’ menandatangani kesepakatan pada upacara Gedung Putih.

Ditemukan bahwa 90 persen komentar berbahasa Arab menentang kesepakatan tersebut sementara hanya lima persen yang positif, menurut media ‘Israel’ Haaretz.

Argumen utama yang menentang perjanjian normalisasi – yang terdiri dari sekitar setengah dari komentar – adalah bahwa itu adalah pengkhianatan negara-negara Teluk terhadap Palestina.

Sekitar seperempat menentang kesepakatan apa pun dengan ‘Israel’, sementara lima persen mengecam UEA sebagai “munafik”. Jumlah yang sama memandang negara-negara Teluk tertekuk di bawah tekanan AS dan empat persen mengatakan keputusan UEA dan Bahrain didorong oleh faktor ekonomi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hanya sepuluh persen dari komentar yang dipandang positif dalam beberapa hal. Hanya di bawah dua pertiga dari mereka yang menyebutkan dorongan yang akan diberikan perjanjian itu untuk “keamanan”, sementara sepertiga mengatakan itu akan membawa insentif ekonomi.

“Normalisasi adalah pengkhianatan” dan “orang Bahrain menentang normalisasi” adalah di antara tagar paling populer saat itu, yang menjangkau lebih dari 100 juta orang antara 12 Agustus dan 8 September.

UEA dan ‘Israel’ mengumumkan kesepakatan normalisasi yang mengejutkan pada 13 Agustus dan bersama-sama dengan Bahrain menandatangani kesepakatan tersebut di Gedung Putih pada 15 September.

Kesepakatan tersebut melanggar konsensus di antara negara-negara Arab bahwa setiap perjanjian damai dengan ‘Israel’ harus bergantung pada pembentukan negara Palestina.

Pemerintah Zionis terus menduduki wilayah Palestina, mengepung Gaza, dan berencana untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat – meskipun UEA mengklaim perjanjian normalisasi telah menghentikan perampasan tanah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan kesepakatan itu kepada pemerintah ‘Israel’ untuk persetujuan pada hari Senin (12/10/2020), sementara debat dan pemungutan suara di parlemen akan berlangsung pada hari Kamis (15/10/2020).

Negara-negara Arab lainnya diharapkan bergabung dengan UEA dan menormalkan hubungan dengan ‘Israel’, sementara Kuwait, Qatar dan lainnya telah menolak kesepakatan tanpa pengakuan negara Palestina.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMedia Sosial ArabNormalisasi dengan IsraelpalestinaUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Infeksi Covid-19 Meningkat, Sepuluh Kota Besar di Jerman Berlakukan Aturan Ketat
Tulisan selanjutnya Di Desa Fatima Ribuan Warga Katolik Portugal Berdoa Meminta Pandemi Covid-19 Berakhir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?