Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Desa Fatima Ribuan Warga Katolik Portugal Berdoa Meminta Pandemi Covid-19 Berakhir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2020 12:46 12:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Oktober 2020 12:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berdiri melingkar sambil menjaga jarak, hari Senin malam (12/10/2020) ribuan orang berkumpul sambil membawa lilin di salah satu tempat keramat umat Katolik paling terkenal di Portugal, kebanyakan berdoa agar pandemi coronavirus segera berakhir.

Setiap bulan Oktober, sekitar 10.000 orang melakukan perjalanan menuju Santuário de Fátima, kebanyakan berjalan kaki, guna memperingati penampakan ketiga dan terakhir Perawan Suci Maria lebih dari 100 tahun silam. Namun dikarenakan Covid-19, tahun ini acara itu hanya boleh diikuti oleh 6.000 orang dengan mengenakan masker.

“Kami membutuhkan kehidupan dalam masyarakat, pandemi telah menghancurkannya,” kata Francisco Simoes, yang berjalan lebih dari 120 kilometer untuk mengikuti acara Katolik itu.

“Kami meminta agar Perawan Suci Maria membebaskan kami dari pandemi terkutuk ini dan menolong mereka yang sakit, yang menderita dan yang kehilangan orang-orang yang dicintainya,” kata Simoes seperti dikutip Reuters.

Menurut ajaran Gereja Katolik, Perawan Suci Maria menampakkan dirinya kepada tiga bocah Portugis pada 1917 di Fatima, yang kala itu merupakan sebuah desa pertanian miskin. Keyakinan Katolik mengatakan Perawan Suci Maria kala itu memberikan tiga pesan kepa bocah-bocah tersebut, yang dikenal sebagai “rahasia Fatima”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paus Fransiskus menjadikan dua dari anak-anak gembala itu sebagai orang kudus pada 2017.

“Tahun ini saya berdoa untuk para dokter, perawat, pasukan keamanan, jurnalis, yang juga berjuang,” kata seorang lelaki bernama Antonio Manuel. 

“Dan saya berdoa untuk semua yang bekerja melawan coronavirus,” ujar pria berusia 60 tahun itu, sambil berdiri di samping patung kecil Bunda Maria yang dibawanya dari Valongo, kota kecil di Utara Portugal berjarak sekitar 200 km dari Fatima.

Meskipun Portugal sejauh ini hanya mengkonfirmasi 87.913 kasus Covid-19 dengan  2.094 kematian, pandemi telah mengganggu perekonomian negara yang sangat bergantung pada pariwisata itu, termasuk tempat-tempat seperti Fatima di mana daerah itu mengandalkan pemasukan dari wisatawan asing untuk bertahan hidup.

“Ini merupakan masa yang sulit bagi semua orang,” kata Jose Fernando yang sedang menunggu kebaktian dimulai di Santuário de Fátima*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19FatimakatolikpandemiPortugal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: 90 % Komentar Media Sosial Berbahasa Arab tentang Normalisasi ‘Israel’-UEA dan Bahrain Bersifat ‘Negatif’
Tulisan selanjutnya Hilang Hubungan Keluarga Karena Jalan Berbeda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?