Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Besar Oman Mengecam Negara-negara Arab yang Dinilai ‘Merayu’ Musuh

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2020 10:42 10:42 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Oktober 2020 10:42
Bagikan
Syeikh Ahmed bin Hammad al Khalili
Bagikan

Hidayatullah.com–Mufti besar Oman telah mengecam “fenomena” baru-baru ini yang ia lihat sebagai negara-negara Arab “merayu musuh”, demikian lapor The New Arab. Pernyataan sang mufti tampaknya mengacu pada kesepakatan normalisasi negara-negara Teluk baru-baru ini dengan ‘Israel’.

Syaikh Ahmed Al-Khalili dalam sebuah pernyataan mengatakan “sebuah fenomena negatif baru telah muncul di negara (Muslim global), yang merayu musuh yang Tuhan Yang Maha Kuasa telah perintahkan untuk kita lawan”, mencatat bahwa hal itu diumumkan secara terbuka tanpa rasa malu.

“Beberapa ikon umat Islam, yang sebelumnya kami anggap sebagai pilar dan istana, telah tergesa-gesa melakukannya. Jika mereka meninggalkan masa lalu, mereka akan melangkah lebih dekat dengan tuannya,” katanya.

Mufti agung itu juga membidik ulama yang mengeluarkan ‘fatwa palsu’ yang bertujuan untuk “menumbangkan komunitas Muslim global” untuk “kepentingan musuh”.  Momen krusial ini mengingatkan kita pada era kebangkitan pra-Islam ketika orang “tidak punya pilihan selain meniru orang lain”, katanya.

Sarjana agama paling senior di Oman tidak menyebutkan secara langsung kesepakatan normalisasi baru-baru ini dengan ‘Israel’, meskipun dia sebelumnya telah menjelaskan posisinya yang menentang membangun hubungan dengan negara, lapor Arabi21.  Pada 13 Agustus, ‘Israel’ dan UEA mengumumkan mereka akan menormalisasi hubungan, dengan Bahrain segera menyusul.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perjanjian tersebut, yang dijuluki Abraham Accords, ditandatangani di Gedung Putih pada 15 September, dengan Presiden AS Donald Trump menyarankan langkah serupa diharapkan akan diambil oleh negara-negara Arab lainnya.  Sejak itu, spekulasi mengarah ke beberapa negara Arab lainnya, dengan Oman dan Sudan sebagai kandidat yang paling mungkin.

Oman telah menyatakan dukungan untuk normalisasi hubungan antara tetangga UEA dan pemerintah Zionis.  Pemerintahan Trump telah menjadikan normalisasi ‘Israel’-Arab sebagai fokus utama dari kebijakan luar negeri Timur Tengahnya, karena pemilihan AS pada 3 November semakin dekat.

Palestina telah vokal dalam menentang perjanjian tersebut, dengan alasan bahwa keputusan tersebut menghilangkan insentif bagi negara penjajah untuk mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMufti OmanSyeikh Ahmed Al-Khalili
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Dakwah Perkotaan Majelis Rasulullah
Tulisan selanjutnya Gerombolan Radikal Hindu Pukuli Warga Kristen karena Menolak Kembali ke Agama Lamanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?