Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mossad: Arab Saudi ‘di Baris Berikutnya’ untuk Normalisasi dengan ‘Israel’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2020 13:48 1:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2020 13:48
Bagikan
mossad
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala badan intelijen ‘Israel’ mengklaim kesepakatan normalisasi antara Tel Aviv dan Riyadh akan segera datang, Jerusalem Post melaporkan. Yossi Cohen, kepala badan Mossad ‘Israel’, mengatakan Saudi akan menunggu sampai setelah pemilihan umum AS pada 3 November sebelum mengumumkan kesepakatan itu “sebagai hadiah” bagi kandidat yang menang.

Cohen melanjutkan dengan menyarankan Saudi akan menunggu untuk berkenalan dengan calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden sebelum memberinya hadiah, jika dia memenangkan pemilihan.

Komentar tersebut dibuat selama diskusi tertutup tetapi dilaporkan oleh Jerusalem Post.

Kemungkinan keraguan Saudi terhadap Biden terkait dengan pendiriannya terhadap Riyadh, dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada khususnya, mengingat posisi garis keras sebelumnya terhadap MBS tak lama setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi.

Arab Saudi masih tidak memiliki hubungan formal dengan negara Yahudi itu, tetapi sekarang mengizinkan penerbangan di ruang udaranya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Komentar itu muncul saat sumber informasi mengatakan kepada media ‘Israel’ Channel 12 bahwa Oman kemungkinan akan menjadi negara Arab keempat yang baru-baru ini menormalkan hubungan dengan Tel Aviv, mengikuti jejak Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan.

Sebelumnya pada Sabtu (24/10/2020) sebuah laporan yang dilansir oleh media ‘Israel’ Hareetz mengatakan bahwa MBS khawatir rakyatnya sendiri akan “membunuhnya” jika Saudi menormalisasi hubungan dengan negara penjajah ‘Israel’.

Pemerintah Zionis membuat perjanjian penting bulan lalu dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain, dan pada hari Jumat, setuju dengan Sudan untuk menormalkan hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi AS.

Sehari kemudian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kesepakatan itu “mengubah peta Timur Tengah” dan menegaskan “akan ada lebih banyak negara”.

Normalisasi dengan ‘Israel’ adalah topik yang sangat kontroversial di seluruh dunia Arab dan laporan kesepakatan telah memicu protes di seluruh wilayah.

Palestina telah vokal dalam menentang perjanjian tersebut, menganggap keputusan tersebut menghilangkan insentif bagi ‘Israel’ untuk mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiisraelMossadpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syaikh Al-Azhar Mengecam ‘Islamofobia Sistemik’ Prancis
Tulisan selanjutnya Berdakwah Tak Perlu Tergesa-gesa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?