Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vatikan: Doktrin Gereja Tidak Berubah, Paus Fransiskus Tetap Menentang Perkawinan Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2020 12:21 12:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2020 12:21
Bagikan
Pelecehan seksual Vatikan Gereja
Paus Fransiskus.
Bagikan

Hidayatullah.com—Vatikan menegaskan kembali sikap penentangan Paus Fransiskus terhadap perkawinan homoseksual dam sebuah surat yang dikirimkan ke para uskup Katolik di seluruh dunia.

Paus Fransiskus belum lama ini menjadi kepala berita berbagai media di seluruh dunia terkait pernyataannya bahwa kaum homoseksual berhak untuk memiliki sebuah keluarga dan bahwa undang-undang persatuan sipil yang mencakup homoseksual diperlukan. Pernyataan itu merupakan bagian dari sebuah dokumenter tentang perjalanan hidupnya, “Francesco”, yang tayang perdana di Festival Film Roma pada 21 Oktober.

Sebuah “catatan penjelasan” yang dikirim Sekretariat Negara Vatikan ke duta besarnya dan para uskupnya di seluruh dunia, diunggah ke laman Facebook oleh Dubes Vatikan untuk Meksiko pada hari Ahad (1/11/2020). Hari Senin, sebuah sumber Vatikan mengatakan bahwa surat itu benar adanya.

“Lebih dari setahun silam, dalam sebuah wawancara, Paus Fransiskus menjawab dua pertanyaan berbeda dalam dua waktu berbeda, yang, dalam dokumenter yang telah disebutkan itu, diedit dan dipublikasikan sebagai satu jawaban tanpa kontekstualisasi sebagaimana mestinya, yang kemudian menimbulkan kebingungan,” kata surat tersebut seperti dilansir DW.

Dalam satu jawaban, Fransiskus merujuk pada hak homoseksual untuk diterima oleh keluarga mereka sendiri sebagai anak dan saudara (adik/kakak), tetapi bukan bahwa mereka berhak memiliki keluarga sendiri (dengan pasangan sesama jenis), kata surat tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesekretariatan Negara Vatikan mengklarifikasi bahwa Paus Fransiskus menentang perkawinan sesama jenis dan menyatakan dengan jelasbahwa kala itu dia merujukpada undang-undang persatuan sipil, yang oleh sebagian negara dibuat guna mengatur hak yang bisa didapat warganya seperti perawatan kesehatan.

“Jelas bahwa Paus Fransiskus merujuk pada kebijakan tertentu negara dan pastinya bukan doktrin Gereja, yang sudah kerap ditegaskannya kembali selama bertahun-tahun,” kata surat itu.

Sutradara Amerika kelahiran Rusia Evgeny Afineevsky mengatakan kepada para reporter bahwa dia yang mewawancarai Paus Fransiskus. Namun, awak media kemudian menemukan bahwa pernyataan-pernyataan Paus Fransiskus tersebut berasal dari sebuah rekaman lama tahun 2019 berisi wawancara dengan lembaga penyiaran Meksiko Televisa. Sebagian rekaman Televisa dari wawancara itu sebelumnya belum pernah ditayangkan.

Afineevsky rupanya memperoleh rekaman aslinya, yang belum diedit, dari arsip Vatikan.

Dalam rekaman wawancara dengan Televisa, Paus Fransiskus terdengarmmengatakan bahwa “orang-orang homoseksual memiliki hak untuk berada di dalam sebuah keluarga. Mereka adalah anak-anak tuhan.”

Komentar lain tentang persatuan sipil gay bukan kelanjutan dari pernyataan pertama, melainkan berasal dari bagian lain wawancara dengan Televisa. Dalam wawancara kedua itu, Paus Fransiskus bicara tentang posisinya ketika masih menjabat uskup agung Buenos Aires dan dengan tegas menentang perkawinan sesama jenis, tetapi dia lebih suka memperluas perlindungan hukum terhadap pasangan gay di bawah apa yang dipahami di Argentina sebgai UU persatuan sipil.

Dalam wawancara itu pula dikatakan oleh Fransiskus bahwa ada “keganjilan” bagi Gereja Katolik soal “perkawinan homoseksual”. Namun, bagian komentar yang satu ini dipotong dalam dokumenter yang dibuat oleh Afineevsky.

Saat ini, ajaran Gereja Katolik menyebutkan bahwa tendensi kesukaan terhadap sesama jenis bukanlah sebuah dosa, melainkan tindakan homoseksualnya yang merupakan dosa, dan perkawinan adalah sebuah sakramen sakral antara seorang pria dan seorang wanita.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokumentergerejahomoseksualkatolikpaus Fransiskusperkawinansejenisvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadir Film “Cadar” Sebagai Jawaban Film “My Flag” yang Dianggap Lecehkan Muslimah Bercadar
Tulisan selanjutnya Serangan Udara Prancis di Mali Bunuh Puluhan Militan Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?