Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sering Beda Pendapat, Trump Pecat Menteri Pertahanan AS Mark Esper

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2020 08:10 8:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2020 08:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Mark Esper dari jabatan menteri pertahanan, mengumumkan di Twitter bahwa pejabat tinggi AS itu sudah “diberhentikan”.

Dalam surat pengunduran dirinya, Esper mengucapkan terima kasih kepada anggota Angkatan Bersenjata AS dan mengatakan dia bangga dengan pencapaiannya selama 18 tahun di Pentagon.

“Saya melayani negara dalam bidang pertahanan demi konstitusi, karena itu saya menerima keputusan Anda untuk mengganti saya,” tulis Esper.

Christopher Miller, kepala National Contraterrorism Center saat ini, akan mengambil alih kursi menteri pertahanan segera, lansir BBC.

Miller terlihat memasuki kantor pusat Departemen Pertahanan AS di gedung Pentagon hari Senin (9/11/2020), tidak lama setelah Trump mengumumkan pemecatan Esper.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemecatan dilakukan menyusul ketegangan antara Trump dan Esper belakangan ini. 

Esper bentrok dengan Esper berkaitan dengan sikap Gedung Putih terhadap militer selama maraknya demonstrasi memprotes ketidakadilan rasional awal tahun ini.

Ketika protes yang kerap berujung kerusuhan bermunculan di mana-mana, menyusul kematian seorang pria kulit hitam pada bulan Mei akibat kebrutalan polisi di kota Minneapolis negara bagian Mennesota, Trump mengancam akan mengerahkan tentara untuk mengembalikan ketertiban di masyarakat.

Pada bulan Juni, Esper mengatakan bahwa pengerahan militer aktif untuk menenangkan massa tidak diperlukan. Pernyataan Esper itu, yang merupakan mantan anggota US Army, tidak disukai Gedung Putih.

Menyusul perselisihan tersebut, berkembang spekulasi bahwa Presiden Trump akan memecat Esper.

Selain masalah di atas, Esper juga diketahui berselisih pendapat soal sikap Trump terhadap NATO.

Dalam wawancara dengan Military Times yang dipublikasikan tanggal 4 November,  Esper mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk mundur dari jabatannya meskipun ada ketidakcocokan dengan Gedung Putih.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatMark EsperMenteri PertahananPentagonTrump
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambut Habib Rizieq, Selamat Hari Pahlawan #WelcomeHomeHRS Trending Topic
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Menghancurkan Desa ‘Israel’ Enggan Bayar Kompensasi atas Perusakan Rumah-rumah Palestina yang Didanai Belgia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?