Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Deportasi WN India yang Demo Menentang RUU Amandemen Anti-Muslim India

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Desember 2020 16:54 4:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Desember 2020 16:54
Bagikan
Pangeran yang kerap disapa MBS itu mendara di Pangkalan Angkatan Udara di wilayah Palam
Bagikan

Hidayatullah.com — Arab Saudi dilaporkan telah mendeportasi sejumlah warga negara India non-residen (NRI) yang tinggal di kerajaan karena memprotes RUU Amandemen Kewarganegaraan Anti-Muslim India (RUU-CAB). RUU CAB ini diperkenalkan oleh pemerintahan nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi.

Dilansir Middle East Monitor (MEMO) pada Sabtu (12/12/2020), aksi terinspirasi oleh Demo Shaheen Bagh di India tahun lalu. Ketia itu sekelompok perempuan yang sebagian besar Muslim mengorganisir aksi duduk untuk menentang Daftar Nasional Warga Negara India (NRC), sejumlah WN India yang tinggal di Jeddah dikatakan telah menunjukkan solidaritas mereka dengan membawa poster yang menolak RUU NRC yang diusulkan.

Demonstrasi itu membuat NRI bermasalah. Mereka akhirnya ditangkap karena melanggar aturan yang melarang segala jenis pertemuan dan protes dan dipulangkan kembali ke India.

Negara-negara Teluk tidak memiliki toleransi terhadap segala jenis protes, demonstrasi, atau pertemuan. Tetapi para pengunjuk rasa, beberapa di antaranya masih muda, dikatakan tidak mengetahui aturan dasar ini. Banyak juga yang mendapat masalah karena memposting dukungan di media sosial.

Ketika pemerintah Modi memperkenalkan NRC, hal itu memicu kemarahan. Banyak yang mengatakan langkah itu merupakan upaya pemerintah nasionalis Hindu untuk mengubah wajah India.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di antara langkah-langkah menghasut yang diambil oleh Modi setelah terpilih kembali pada Mei 2019 adalah mendorong undang-undang baru, RUU Amandemen Kewarganegaraan (CAB). Langkah kontroversial ini, yang menurut para kritikus mengancam status 200 juta warga Muslim negara itu, memicu protes di seluruh negeri.

Di wilayah Assam di India, hampir dua juta orang dikatakan telah dikeluarkan dari Daftar Warga Nasional (NRC) negara bagian itu.  Pada waktu yang sama, pada Oktober 2019, Arab Saudi dan India memperpanjang kerja sama mereka terutama di bidang keamanan setelah disepakati Dewan Kemitraan Strategis baru saat kunjungan Putra Mahkota Mohammad Bin Salman ke New Delhi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiIndiaNarendra ModiRUU anti-MuslimRUU CAB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keteladanan Dakwah Pak Natsir di Tengah Tekanan Politik
Tulisan selanjutnya Pengadilan Konstitusional Austria Batalkan Larangan Hijab di Sekolah Dasar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?