Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komunitas Yahudi Ultra-Ortodoks London Memiliki Tingkat Infeksi Virus Corona ‘Tertinggi di Dunia’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Februari 2021 08:06 8:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Februari 2021 08:06
Bagikan
Yahudi Memusuhi Malaikat Jibril
Komunitas Yahudi Haredi (news.yahoo.com)
Bagikan

Hidayatullah.com—Komunitas Ultra-Ortodoks Yahudi di London memiliki salah satu tingkat infeksi virus corona tertinggi di dunia. Hal itu diungkapkan oleh sebuah studi oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine,lapor The New Arab. Ada sekitar 23.000 Yahudi Haredi, juga dikenal sebagai ultra-Ortodoks atau Yahudi-Ortodoks, tinggal di London.

Studi tersebut menemukan bahwa sekitar 15.000 dari mereka telah tertular virus corona, memberi komunitas tingkat infeksi 64% yang mengejutkan. Tingkat infeksi virus corona untuk populasi Inggris secara keseluruhan adalah sekitar 7%. Tingkat komunitas ultra-Ortodoks ibu kota adalah “di antara yang tertinggi yang dilaporkan di mana pun di dunia”, menurut penelitian tersebut.

Studi tersebut dilakukan pada Desember 2020, sebelum kasus-kasus di Inggris melonjak.  Para peneliti yakin komunitas Haredi, yang terkonsentrasi di daerah Stamford Hill di London, sekarang menderita tingkat infeksi yang lebih tinggi, BBC News melaporkan.

Studi tersebut menetapkan alasan tingginya tingkat infeksi sebagai “tidak jelas”, tetapi Yahudi Haredi hidup dalam kondisi yang lebih padat dan memiliki tingkat kemiskinan yang lebih tinggi daripada populasi umum Inggris.

Keluarga dan rumah tangga Haredi rata-rata lebih besar daripada yang ada di seluruh negeri, dengan rata-rata lebih dari lima orang per rumah tangga, dibandingkan dengan tingkat Inggris 2-3.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut statistik, agama dan etnis minoritas di Inggris menderita tingkat infeksi virus corona yang lebih tinggi daripada populasi secara keseluruhan. Pria Yahudi dua kali lebih mungkin meninggal akibat virus corona daripada pria berlatar belakang Kristen, lapor BBC News.

Di Inggris, beberapa anggota komunitas Yahudi Haredi telah melanggar aturan penguncian nasional yang diberlakukan pada bulan Januari, banyak di antaranya mengadakan pernikahan besar dan akibatnya didenda oleh polisi.

Karena komunitas relatif sempit dan jarang terlibat dengan media dan internet, kecil kemungkinannya untuk menerima pesan kesehatan masyarakat.  Ia tidak mengakui otoritas kepala rabi Inggris, atau Dewan Deputi Yahudi Inggris, yang mengutuk penyelenggaraan pernikahan di tengah krisis kesehatan global.

Di ‘‘Israel’’, orang Yahudi Haredi juga memiliki tingkat infeksi virus corona yang tinggi dan telah mengadakan protes kekerasan terhadap pembatasan penguncian nasional di sana.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Londonultra-Ortodoksvirus coronayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Pengurus FPI Sulsel Bantah Ahmad Aulia Anggota dan Pernah Dibaiat jadi Teroris
Tulisan selanjutnya Masyarakat Kosovo Menolak Keputusan Pemerintah Membuka Kedutaan di Yerusalem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?