Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Palestina Luncurkan Kode Pos Sendiri sebagai Pernyataan Kedaulatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Februari 2021 15:11 3:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2021 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas Palestina (OP) pada hari Ahad (07/02/2021) mengumumkan akan mulai menggunakan kode posnya sendiri. Langkah tersebut untuk memudahkan pengiriman paket di wilayah pendudukan, serta menegaskan kedaulatan, lapor Al Jazeera.

Surat internasional yang dikirim ke atau dari Tepi Barat yang diduduki saat ini harus melalui Yordania atau ‘Israel’. Dalam kedua kasus tersebut, surat yang ditujukan untuk Tepi Barat yang diduduki akan disortir oleh pemerintah Zionis, yang mengontrol masuknya barang dan bea cukai ke wilayah pendudukan.

Tetapi PA mengatakan pada hari Ahad bahwa mereka telah meminta Universal Postal Union untuk memberi tahu negara-negara anggotanya bahwa kode pos Palestina mulai berlaku. Menurut OP, proyek kode pos akan membantu membangun sistem pengalamatan Palestina yang akan memfasilitasi surat Palestina, dan akan merupakan komponen penting dari infrastruktur yang akan memungkinkan sektor publik dan swasta untuk menyediakan layanan dengan cara yang bergantung pada lokasi geografis.

“Mulai April, kiriman pos yang tidak memiliki kode pos Palestina tidak akan diproses,” Menteri Komunikasi Palestina Ishaq Sidr mengatakan kepada wartawan di Ramallah, markas besar Otoritas Palestina di Tepi Barat.  “Ini adalah pertanyaan untuk menegaskan hak-hak Palestina,” katanya, menambahkan bahwa kode pos akan meningkatkan layanan pengiriman paket, penyortiran pos, layanan logistik, dan layanan darurat dan ambulans.

Kode pos Palestina juga akan membantu mengakhiri penyitaan pengiriman dari luar negeri, kata Sidr. Dia mengatakan enam ton paket telah ditahan di Yordania sejak 2018, dan menuduh ‘Israel’ menghalangi pengiriman.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Menggunakan kode pos “akan mencegah ‘Israel’ menyita barang-barang pos yang datang ke Palestina, dan akan membantu membuat layanan lebih efisien,” kata Imad al-Tumayzi, kepala hubungan internasional di Palestine Post, kepada kantor berita AFP.

“Pada 2020, kami mencatat lebih dari 7.000 pelanggaran peralatan pos di pihak ‘Israel’, baik dengan membuka paket, menyita, atau memanggil pemiliknya untuk diselidiki,” katanya.

Pada tahun 2008, ‘Israel’ setuju untuk memberikan lebih banyak otonomi untuk layanan pos Palestina, yang berarti bahwa beberapa surat internasional dapat diterbangkan ke Yordania dan kemudian ditransfer ke wilayah Palestina. Namun, perjanjian tersebut tampaknya goyah, menciptakan tumpukan pos yang besar pada tahun 2010 yang mengakibatkan barang-barang yang dikirim – surat, parsel, dan bahkan kursi roda – tertahan di Yordania selama delapan tahun, sebelum ‘Israel’ akhirnya memprosesnya untuk memasuki Tepi Barat yang diduduki.

Pada saat itu, seorang petugas pos Palestina yang bekerja di kantor pos Jericho mengatakan kepada AFP bahwa barang-barang tersebut tampaknya telah diblokir oleh ‘Israel’ dengan alasan keamanan atau administratif. Warga Palestina mengeluh bahwa mereka terpaksa menggunakan layanan kurir pribadi yang mahal untuk mengirim atau menerima parsel.

Tetapi tidak jelas apakah penerapan kode pos akan memangkas biaya pengiriman. Kantor berita resmi PA, Wafa, mengatakan sekitar setengah juta bangunan di Tepi Barat yang diduduki telah diberi kode pos.

Dikatakan peluncuran akan segera diperluas ke Jalur Gaza, yang telah berada di bawah blokade pemrintah Zionis sejak 2007. Di Tepi Barat yang diduduki, seorang pekerja pos Palestina yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada AFP bahwa kode pos baru itu “lebih simbolis daripada praktis”.

“Kode pos hanya dapat benar-benar diterapkan ketika Otoritas Palestina mengontrol pelabuhan atau bandara,” katanya.

Tepi Barat yang diduduki, terjepit di antara ‘Israel’ dan Yordania, tidak memiliki bandara sipil yang beroperasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkedaulatan negaraKode Pospalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HPN: Pers Harus menjadi Penyambung Lidah Rakyat
Tulisan selanjutnya Buya Anwar Abbas: Banyak Orang Mengaku Pancasilais, tetapi Tindakannya Tak Sesuai Nilai Pancasila yang Berketuhanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?