Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Investasi China di Australia Melorot 61℅ Pada Tahun 2020

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Maret 2021 18:57 6:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Maret 2021 18:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Investasi China di Australia turun 61℅ pada tahun 2020, terendah kurun 6 tahun terakhir.

Penurunan investasi itu bersamaan dengan memburuknya hubungan diplomatik kedua negara.

Australian National University’s Chinese Investment in Australia Database (CHIIA) mencatat investasi China tahun lalu hanya sedikit di atas $780 juta (A$1 miliar ; £550 juta).

Hanya 20 investasi China tercatat pada tahun 2020, jauh di bawah tahun 2016 yang mencapai puncak dengan jumlah 111 investasi, lansir BBC Senin (1/3/2021).

Penurunan tahun lalu itu lebih besa

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2019 total investasi China mencapai $1,57 miliar.

Dr Shiro Armstrong, direktur East Asian Bureau of Economic Research di mana CHIIA berada, mengatakan bahwa penurunan investasi China di Australia itu lebih besar dibanding penurunan investasi asing global tahun lalu.

“Secara global investasi langsung asing turun 42% menurut United Nations (UN),” kata Dr Armstrong dalam rilis media. “Data UN diukur secara berbeda, tetapi kejatuhan investasi China di Australia jauh lebih besar.”

Beberapa tahun terakhir perusahaan-perusahaan China berinvestasi di semua sektor perekonomian Australia. Akan tetapi mereka hanya membeli di sektor real estate ($357 juta), pertambangan ($321 juta) dan manufacturing ($119 juta) tahun kemarin.

Penurunan itu antara lain karena perubahan pengaturan investasi Australia selama pandemi Covid-19. Contohnya pemerintah mengumumkan kebijakan sementara pada bulan Maret bahwa setiap pengajuan investasi  akan diteliti secara cermat oleh Australia’s Foreign Investment Review Board (FIRB). Padahal sebelumnya ketentuan itu hanya berlaku bagi transaksi non-sensititif dengan nilai $930 juta atau $213 juta bagi investor yang berasal dari negara tanpa perjanjian dagang dengan Australia. Akhirnya pemeriksaan yang biasanya hanya membutuhkan waktu 30 hari molor hingga 6 bulan.

Pada Juli tahun lalu pemerintah Australia juga menambahkan yes keamanan nasional dan membolehkan Kementerian Keuangan membatalkan investasi asing yang sudah disepakati.

Perang tariff antara kedua negara juga memperburuk iklim investasi, terlebih China merupakan mitra niaga terbesar Australia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiachina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Praperadilan Habib Rizieq Polda Metro Jaya Tidak Hadir Dipersidangan, PN Jaksel Kembali Tunda Sidang Praperadilan Habib Rizieq
Tulisan selanjutnya miras merusak Fraksi PKS: Tugas Kita Bersama Menjaga Generasi Bangsa dari Bahaya Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?