Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Setelah Kepres Legalisasi Miras Dicabut

Bambang S
Terakhir diupdate: 3 Maret 2021 11:26 11:26 am
Bambang S
Dipublikasikan 3 Maret 2021 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Kesyukuran nan mendalam harus kita haturkan kepada Allah SWT, terkait dicabutnya keputusan presiden (kepres) mengenai legalisasi investasi miras, oleh presiden republik Indonesia; Ir. Soekarno.

Seorang beriman pasti meyakini, Dia lah Sang Maha Pembolak-balik hati seseorang. Adapun ikhtiar yang dilakukan oleh manusia, itu hanyalah sebuah ikhtiar untuk melakukan perubahan, yang telah ditetapkan sebagai sunnatullah.

Peristiwa yang sempat membuat geger republik ini, jangan sampai dibiarkan berlalu begitu saja. Haruslah kita, sebagai orang beriman, pintar-pintar mengambil pelajaran, guna perbaikan kedepannya. Itulah yang disebut dengan hikmah.

Lalu, apa hikmah di balik peristiwa ini?

Dalam catatan singkat ini, tanpa bermaksud membatasi, penulis hanya mengerucutkan ke tiga hikmah atau pelajaran yang bisa kita petik.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Pertama; kekuatan doa. Sebagaimana pembuka tulisan ini, bahwa, Allah semata pemilik hak prerogatif hidayah. Dan akan diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Tak pernah terbayang. Seorang Umar bin Khathab, yang begitu besar kebenciannya terhadap Islam, khususnya Nabi Muhammad SAW, tetiba menjadi sosok yang berdiri di gerbang terdepan membela kebenaran (al-Faruq).

Hal itu, tak terlepas dari doa Nabi Muhammad SAW, yang memohon agar Islam diperkuat dengan masukknya salah satu dari kedua Umar. Dan yang Allah pilih adalah Umar bin Khathab.

Begitu pula kaitannya dengan persoalan negeri ini. Termasuk yang paling mutaakhir, miras. Yakinlah, dalam senyap, banyak sekali kekasih Allah, bersujud di hadapan-Nya, khususnya di seperempat malam, bermunajat untuk kebaikan negeri ini. Dijauhkan dari segala fitnah.

Di media sosial, banyak doa-doa yang dipanjatkan oleh para netizen, agar pemimpin negeri ini diberi pencerahan dalam mengambil keputusan.

Sungguh, doa kebaikan untuk seorang pemimpin agar amanah dalam memimpin, itu sangat penting untuk terus dimunajatkan.

Adalah Imam Ahmad bin Hambali, pernah ditanya oleh seseorang, perihal seandainya Allah memberi beliau satu kesempatan untuk memanjatkan satu doa, dan doa itu pasti dikabulkan. Maka, kata beliau, doa itu akan dperuntukkan untuk kebaikan pemimpin dalam memimpin.

Sebab, tambah beliau, baiknya amanahnya pemimpin akan berdampak baik bagi satu negeri.  Adapun doa kebaikan untuk diri sendiri, hanya berdampak kepada pribadi.

Untuk itu, mari doakan terus kebaikan bagi negeri ini. Termasuk pemimpinnya. Seruncing apapun perbedaan yang ada, jangan lupa untuk mendoakan kebaikan. Kepada Buya Hamka, kita belajar ada akan hal ini, ketika berseberang pendapat dengan penguasa saat itu; Soekarno. Sampai dipenjara. Tapi, ketika diminta menjadi imam sholat jenazah, beliau tunaikan amanah.

Mutiara yang kedua; tentang hebatnya persatuan. Dalam kasus ini, kita lihat kekompakan umat Islam. Ormas-ormas Islam pada satu suara. Tolak. Terutama, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Kondisi ini, terang ini menjadi kajian sendiri bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan. Dan itu diakui oleh presiden, ketika melakukan konfrensi pres, pencabutan kepres.

Artinya. Karena umat Islam saat ini nyaris tidak memiliki kekuatan politik dalam mengontrol pemerintahan, agar berjalan dengan baik dan benar, sesuai dengan amanah konstitusi, maka, persatuan umat Islam haruslah dirajut sedemikian rupa. Jangan mau dipecah belah. Karena sejatinya, pada persatuan ini hakekat kekuatan umat Islam.

Selain itu, keberkahan pun dijaminkan bagi kaum muslimin yang terus berupaya menjalin persatuan.

“Tangan Allah bersama jama’ah”. (HR. Tirmidzi)

Kemudian hikmah yang terakhir, optimalisasi media sosial (medsos) untuk dakwah.

Sejak ‘diketuk palu’ oleh presiden prihal legalisasi investasi miras, bersamaan dengan itu, dunia maya riuh melakukan penolakan.

Status, meme, tagar, twibbon, yang berisi ajakan/seruan penolakan terhadap kepres itu, membanjiri media sosial, twitter, facebook, instagram, dll.

Artinya apa? Bahwa media sosial rupanya cukup memberi peran dalam melakukan amal ma’ruf dan nahi munkar. Mulai skala lokal, nasional, maupun internasional.

Nah, peluang ini harus diambil oleh kaum muslimin. Optimalkan medsos untuk kebaikan-kebaikan. Viralkan penolakan bila ada keputusan-keputusan yang dipandang membahayakan negara atau pun bangsa.

Insya Allah itu akan menjadi ‘renungan’ para pengambil kebijakan. Sebagaimana dalam kasus kepres miras ini. Kalau pun belum membuahkan hasil sebagaimana yang diinginkan, setidaknya kita telah menyuarakan keberpihakan kepada kebenaran.

Insya Allah, kita telah tercatat sebagai pendukung kebaikan, dan penentang keburukan. Layaknya seekor semut yang hendak memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim, dengan berbekal setetes air yang dibawa.

Mudah-mudahan, peristiwa kepres legalisasi miras ini, benar-benar bisa membawa umat Islam lebih solid lagi, demi menuju negeri yang batdatun thayyibatun wa robbul ghofur. Aamiin….*

Penulis merupakan ketua Pusat Pengembangan Wawasan (PUSPENWAS) Pemuda Hidayatullah, Jawa Timur.

Baca juga: Lima Hikmah Menikah

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekuatan doaKepres legalisasi investasi miraslempiran perpres investasi mirasmedsos untuk dakwahPresiden Jokowiumat Islam bersatu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Katolik New Orleans dan Missouri Diminta Jauhi Vaksin Covid-19 Buatan Johnson & Johnson
Tulisan selanjutnya vaksinasi 2021 jamaah haji Anggota Komisi VIII DPR, Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Bagi Jamaah Haji 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?