Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Profesor Hukum Harvard Dikecam karena Sebut Budak Seks Korban Kebejatan Tentara Jepang Pelacur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Maret 2021 12:01 12:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2021 12:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Philadelphia City Council mengeluarkan resolusi mengecam seorang profesor Harvard University karena menyebut korban perbudakan seksual yang dilakukan oleh serdadu Jepang pada masa perang sebagai prostitusi dalam sebuah tulisan akademik.

“Atas nama para penyintas, dan para wanita dan anak-anak perempuan, kita harus terus menekan upaya-upaya berbahaya yang berusaha mengkerdilkan bencana historis dan memastikannya tidak terulang kembali,” kata resolusi itu hari Kamis.

Resolusi itu diajukan oleh David Oh, seorang warga Amerika keturunan Korea anggota dewan kota Philadelphia dari Partai Republik, pada 25 Februari di tengah kontroversi atas tulisan J. Mark Ramseyer dari Harvard Law School, yang mengklaim para wanita Korea budak seks militer Jepang secara sukarela memasuki kontrak sebagai prostitusi.

Tulisan profesor hukum itu, “Contracting for Sex in the Pacific War,” sangat tidak akurat dan ofensif terhdap ribuan wanita dan anak perempuan yang dipaksa menjadi budak seksual oleh Japanese Imperial Army Sebelum dan selama Perang Dunia II,” kata dewan kota itu seperti dilansir kantor berita Korsel Yonhap Sabtu (6/3/2021).

Para sejarawan memperkirakan bahwa sampai. 200.000 perempuan, kebanyakan dari Korea, dipaksa bekerja di rumah-rumah bordil di garis depan untuk melayani nafsu seksual tentara Jepang sebelum dan selama PD II.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budak seksHarvardJepangJohn Mark Ramseyer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya hilangnya frasa agama Klarifikasi Soal Hilangnya Frasa Agama dalam Peta Jalan Pendidikan, Kemendikbud: Belum Final
Tulisan selanjutnya doa semua agama Anggota DPR Nilai Perlakuan Terhadap Guru Agama Tidak Adil terkait Rekrutmen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?