Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diduga Rencanakan Kudeta, Mantan Putra Mahkota Yordania Ditangkap

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 April 2021 18:43 6:43 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 April 2021 18:43
Bagikan
Mantan Putra Mahkota Yordania
Bagikan

Hidayatullah.com — Saudara tiri Raja Abdullah II yang juga mantan Putra Mahkota Yordania, Hamzah bin Al Hussein, mengatakan dia menjadi tahanan rumah dan menuduh “sistem pemerintahan” kerajaan melakukan korupsi, ketidakmampuan dan pelecehan.

Dilansir Al Jazeera pada Sabtu (04/04/2021) rekaman pernyataan Pangeran Hamzah bin Al Hussein muncul pada hari Sabtu setelah militer Yordania menyangkal laporan penangkapan mantan putra mahkota itu, mengatakan dia diminta untuk “menghentikan beberapa gerakan dan kegiatan yang menarget keamanan dan stabilitas Yordania”.

Militer mengatakan peringatan kepada Pangeran Hamzah adalah bagian dari penyelidikan keamanan luas, di mana seorang mantan menteri, anggota junior keluarga kerajaan dan beberapa orang lain yang tidak disebutkan namanya ditangkap.

Namun, pangeran bersikeras dia bukan bagian dari konspirasi dan mengatakan dalam sebuah video yang dikirimkan ke BBC oleh pengacaranya dia “tidak diizinkan untuk keluar, berkomunikasi dengan orang-orang atau untuk bertemu dengan mereka”.

Pangeran Hamzah diberitahu bahwa ini adalah hukuman karena terlibat dalam pertemuan yang dikritik oleh raja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang tidak lagi diizinkan untuk mengkritik pihak berwenang atau mengungkapkan pendapat “tanpa intimidasi, pelecehan atau ancaman,” katanya, menambahkan kesejahteraan orang Yordania “telah ditempatkan di urutan kedua oleh sistem pemerintahan yang telah memutuskan bahwa kepentingan pribadinya, kepentingan finansial, bahwa korupsinya lebih penting daripada kehidupan dan martabat serta masa depan 10 juta orang yang tinggal di sini.”

Sebelumnya, panglima militer Yousef Huneiti membantah laporan bahwa pangeran telah ditangkap tetapi mengatakan dia telah diperingatkan untuk “menghentikan kegiatan yang dieksploitasi untuk menargetkan keamanan dan stabilitas Yordania”.

Dia mengatakan akan melanjutkan penyelidikan dan mengumumkan hasilnya “dalam bentuk yang transparan dan jelas.”

“Tidak ada yang berada di atas hukum dan keamanan serta stabilitas Yordania di atas segalanya,” katanya kepada kantor berita resmi Petra.

Dua orang yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa keamanan negara telah tiba di istana pangeran dan memulai penyelidikan. Raja Abdullah memberhentikan Pangeran Hamzah sebagai pewaris takhta pada tahun 2004 dalam sebuah langkah yang mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Mantan Putra Mahkota

Raja Abdullah II memilih Hamzah sebagai putra mahkotanya beberapa jam setelah ayah mereka, Raja Hussein, meninggal karena kanker pada Februari 1999, tetapi mencabut gelar pangeran muda itu pada tahun 2004, dengan mengatakan ia memutuskan untuk “membebaskan” dia “dari batasan posisi putra mahkota untuk memberinya kebebasan bekerja dan menjalankan misi atau tanggung jawab apa pun yang saya percayakan kepadanya ”.

Putra mahkota saat ini adalah putra tertua Abdullah, Pangeran Hussein, yang berusia 26 tahun.

Raja telah membina hubungan dekat dengan AS dan para pemimpin Barat lainnya selama bertahun-tahun, dan Yordania adalah sekutu utama dalam perang melawan kelompok ISIL (ISIS).

Negara – yang menampung lebih dari 600.000 pengungsi Suriah – berbatasan dengan Israel, Tepi Barat yang dijajah, Suriah, Irak, dan Arab Saudi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mantan Putra Mahkota Yordania Ditangkappolitikyordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Posisi Ujian Pandemi Covid-19 dalam Kajian Problematika Umat
Tulisan selanjutnya Longsor banjir bandang NTT Longsor dan Banjir Bandang Terjang NTT, Wakil Bupati Flores Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?