Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Presiden Mesir Mendorong Pembentukan Dua Negara, Sesuatu yang Tak Diinginan Rakyat Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 April 2021 23:34 11:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 April 2021 23:34
Bagikan
Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi mengatakan pada hari Sabtu bahwa negaranya mendorong pembentukan negara Palestina berdampingan dengan Israel. Pembentukan negara Palestina yang berdampingan dengan Israel akan menjamin keamanan warga ‘Israel’, kata presiden.

Dalam wawancara dengan harian Jerman Die Welt, Al-Sisi mengatakan berdampingan negara Palestina dengan ‘Israel’ akan menjamin keamanan warga ‘Israel’, tidak hanya warga Palestina. “Kami selalu memberi tahu pihak ‘Israel’ bahwa perjuangan Palestina adalah yang utama, dan setelah itu ‘Israel’ dapat membahas masalah lain,” katanya dikutip Anadolu Agency.

Dia menambahkan bahwa Mesir sedang bekerja untuk mendukung solusi nyata untuk kompromi Palestina. Untuk diketahui, soludi dua Negara ada solusi yang tidak pernah dikehendari rakyat Palestina sendiri.

Sebuah jajak pendapat tahun 2020, mayoritas rakyat Palestina menila opsi solusi dua Negara. Mayoritas menginginkan tanah mereka kembali dari penjajahan.

“Dua pertiga (66%) dari Tepi Barat dalam jajak pendapat ini memilih “mendapatkan kembali semua sejarah Palestina untuk rakyat Palestina”; hanya 14% memilih “mengakhiri pendudukan Tepi Barat dan Gaza, untuk mencapai solusi dua negara,” kata David Pollock dari The Washinton Institute.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Bahkan secara mengejutkan, responden Gaza 56% menginginkan seluruh Palestina kembali.Hanya 31% saja yang memilih solusi dua negara.

Menurut Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei (PSR) Palestina yang berbasis di Ramallah, jumlah orang Palestina yang setuju solusi dua negara telah menurun secara dramatis. Penurunan ini mencapai tingkat yang tidak terlihat sejak 2006 ketika Pemilu Legislatif Palestina terakhir diadakan.

Selama hampir tiga dekade, PSR telah mensurvei opini publik Palestina tentang berbagai topik, terutama mengenai syarat ‘perdamaian antara penjajah Israel dan Palestina’.  “61%  mayoritas warga Palestina percaya bahwa solusi dua negara tidak lagi praktis atau layak karena perluasan permukiman Israel,” kata Dr Khalil Shikaki, Profesor ilmu politik dan Peneliti Senior di Universitas Brandeis.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJenderal Abdul Fattah Al SisiMesirpalestinasolusi dua negaratwo-state solution
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Innalillahi, ‘Penjaga Mabda’ Al-Irsyad Al-Islamiyyah Itu Berpulang
Tulisan selanjutnya UAS Bersama Masjid Jogokariyan Galang Donasi Beli Kapal Selam Pengganti KRI Nanggala 402

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?