Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jelang Penarikan Pasukan, 20 Ribu Liter Kaleng Bir Tentara Jerman Diangkut Pulang dari Afghanistan

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Juni 2021 15:35 3:35 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juni 2021 15:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Jerman Bundeswehr akan membawa kembali ribuan kaleng bir dari Afghanistan. Tentara tidak lagi diizinkan untuk meminumnya karena masalah keamanan.

Bundeswehr berencana untuk membawa kembali 65.000 kaleng bir dari Afghanistan. Menurut laporan dari majalah berita Jerman der Spiegel, sekitar 20.000 liter bir, serta 340 botol anggur dan Sekt (anggur bersoda), dan shandy dalam jumlah yang tidak diketahui harus dibawa kembali ke Jerman, kutip DW.

Komandan Ansgar Meyer melarang tentara Jerman untuk minum alkohol selama periode terakhir pada masa penarikan pasukan Bundeswehr dari negara itu. Laporan itu mengemukakan alasannya adalah karena adanya potensi serangan di daerah tersebut.

Tentara Jerman juga tidak diizinkan untuk menjual alkohol kepada pasukan lokal Afghanistan karena alasan hukum dan agama, demikian menurut Komando Operasi.

Bundeswehr Jerman, serta semua angkatan bersenjata negara NATO lainnya, diperkirakan akan meninggalkan Afghanistan pada 11 September tahun 2021 ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman menyediakan kontingen militer terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Misi Jerman di Afghanistan telah menjadi pengerahan militer paling mahal dan terbesar dalam sejarah Bundeswehr. Surat kabar Jerman Bild mengatakan beberapa peralatan tidak akan dibawa pulang, setelah pasukan Jerman meninggalkan markas mereka di Mazar, sekitar 300 kilometer di utara Kabul.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanalhokolbirBundeswehrMirasTentara Jerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kualitas Tidur yang Buruk bisa Ganggu Fokus dan Tingkatkan Penyakit Degeneratif
Tulisan selanjutnya ptm jakarta sisdiknas madrasah Sekolah Tatap Muka Dihentikan Sementara setelah 22 Siswa Positif Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?