Hidayatullah.com–Menteri luar negeri Pakistan pada hari Rabu (09/06/2021) berbicara melalui telepon dengan timpalannya dari Kanada Marc Garneau. Pembicaraan tersebut berfokus pada serangan “Islamofobia” baru-baru ini terhadap sebuah keluarga Muslim di London, Ontario.
Shah Mehmood Qureshi menyatakan bahwa serangan Islamofobia adalah masalah yang serius dan telah menyebabkan penderitaan di kalangan umat Islam dunia.
Empat anggota keluarga Muslim pergi jalan-jalan Ahad (06/06/2021) malam dan meninggal ketika seorang pria dengan sengaja menabrakkan truk setengah ton miliknya ke mereka pada hari Senin (07/06/2021).
Salman Afzaal, 46, istrinya Madiha Salman, 44, putri mereka yang berusia 15 tahun Yumna Afzaal dan ibu Salman Afzaal yang berusia 74 tahun, Talat, tewas, sementara Fayez Afzaal tetap dirawat di rumah sakit dengan luka serius tetapi tidak mengancam jiwa. .
Dilansir Anadolu Agency, kepolisian mengatakan pengemudi berusia 20 tahun itu dimotivasi oleh kebencian.
Qureshi menghargai bahwa pemerintah Kanada, masyarakat sipil, media, dan masyarakat umum telah memberikan dukungan kepada keluarga para korban di saat duka ini.
Dia secara khusus memuji pernyataan kecaman keras yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau yang menyebut serangan ini sebagai Islamofobia.
Ia juga berharap agar pelaku kejahatan itu diadili.
Qureshi menjelaskan kepada rekan Kanadanya tentang upaya yang dilakukan oleh Pakistan untuk meningkatkan kesadaran dan untuk mengurangi kecenderungan Islamofobia.
Dia menggarisbawahi bahwa komunitas harus menunjukkan tekad bersama melawan tren Islamofobia yang meningkat dan mempromosikan koeksistensi damai dan kerukunan antaragama.
Kedua menteri luar negeri sepakat untuk bekerja sama melawan Islamofobia melalui upaya terkoordinasi di berbagai forum internasional
Keduanya sepakat untuk menginstruksikan Perwakilan Tetap mereka di New York untuk bekerja sama dalam hal ini, menurut pernyataan Kemenlu Pakistan.*