Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ladang Koka di Kolombia Meluas Menjadi 245.000 Hektar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2021 21:15 9:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juni 2021 21:15
Bagikan
Polisi antinarkoba Kolombia berpatrolid di ladang koka, ketika pesawat menyemprotkan herbisida.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lahan tanaman koka di Kolombia Meluas menjadi 245.000 hektardi akhir 2020 dan kapasitas produksi kokain naik menjadi 1.010 metrik ton setahun, kata US Office of National Drug Control Policy (ONDCP) hari Jumat (25/6/2021).

Pada akhir 2019, tanaman bahan baku utama pembuatan kokain itu seluas 212.000 hektar, menurut sebuah laporan ONDCP, yang mengindikasikan kenaikan 15,5%.

Potensi produksi kokain naik 7,9% dari 936 metrik ton di akhir 2019, tulis laporan itu.

Angka ONDCP berbeda signifikan dengan laporan yang dipublikasikan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 9 Juni, yang mengindikasikan area penanaman koka turun 7% menjadi 143.000 hektar, tetapi potensial produksi kokain naik 8% menjadi 1.228 metrik ton setahun, lansir Reuters.

Meskipun sudah puluhan tahun berusaha memerangi perdagangan narkoba, Kolombia tetap menjadi salah satu produsen kokain terdepan dunia, dan terus mendapat tekanan dari Amerika Serikat untuk mencegah produksinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasukan keamanan Kolombia menghancurkan ladang koka seluas 133.000 pada 2020 dan menyita 505 metrik ton kokain.

Pada tahun 2021 ini, Kolombia menargetkan pemusnahan ladang koka dengan luas yang sama. Pemerintahan Presiden Ivan Duque mendesak dimulainya kembali penyemprotan dari udara herbisida glyphosate, cara yang ditentang oleh kelompok-kelompok peduli lingkungan dan masyarakat setempat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kokaKokainKolombia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya atlet muslim Piagam Muslim: Ikhtiar untuk Memperjuangkan Hak-hak Atlet Muslim
Tulisan selanjutnya shalat di rumah kemenag nu MUI Kembali Ajak Umat Islam di Zona Merah Covid-19 untuk Shalat di Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?