Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Anak Usia SD Sudah Bisa Vaksin, Mari Percepat

Bambang S
Terakhir diupdate: 4 November 2021 10:48 10:48 am
Bambang S
Dipublikasikan 4 November 2021 11:00
Bagikan
vaksin anak SD
Suasana vaksinasi massal Covid-19 untuk ribuan santri di Ponpes Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (31/08/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyambut baik kabar mengenai pemberian izin darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait vaksin Sinovac untuk anak usia Sekolah Dasar (SD) dalam rentang usia 6-11 tahun.

Menurut Dede, adanya izin tersebut setidaknya akan membuat orang tua siswa semakin pede saat melepas anaknya pergi ke sekolah yang lalu pulang tanpa membawa (carrier) virus Corona tersebut.

“Ini langkah yang baik dan harus dilakukan secepat mungkin,” ujar Dede saat ditemui di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (03/11/2021) seperti dikutip dari laman resmi DPR.

Kepada pemerintah pusat Dede meminta agar melakukan percepatan dan pemerataan distribusi vaksin kepada pemerintah daerah. “Karena banyak kabupaten/kota termasuk di Dapil saya yang melaporkan tingkat vaksinasinya baru mencapai 50 persen, karena dropping-nya tidak full. Alhamdulillah, dapat bantuan dari BIN, kepolisian, bahkan tim saya sendiri untuk vaksinasi dalam rangka percepatan,” jelasnya.

Dede juga menegaskan agar pemberian vaksin kepada anak usia SD ini harus terukur dalam rentang berapa bulan. Dalam hitungannya, dengan jumlah total pelajar Indonesia sebanyak 40 juta, di mana 15 juta siswa di antaranya adalah pelajar SD, maka diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa vaksinasi seluruhnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Kita jangan hanya gegap-gempita saat opening saja saat pertama kali vaksinasi. Kuncinya ada pada distribusi dan pelaksanaannya sampai kapan ya diperkirakan bisa mencapai 5-6 bulan,” jelas legislator Fraksi Demokrat ini.

Sebelumnya, pada Senin (01/11/2021) lalu, Badan POM resmi memberikan izin darurat vaksin Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun. Persetujuan ini diberikan dengan mempertimbangkan keadaan emergency wabah pandemi Covid-19. Persetujuan ini diberikan atas pertimbangan hasil penilaian terhadap aspek efikasi dan keamanan vaksin Sinovac, terlebih saat ini sudah adanya pembukaan sekolah tatap muka.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakSinovacvaksinVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senat Restui Bekas Banker Thomas Nides Sebagai Dubes AS untuk Israel
Tulisan selanjutnya afghanistan Komandan Senior Taliban Tewas dalam oleh Serangan ISIS di di Rumah Sakit Kabul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?