Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

DPR Ingatkan Pemerintah Potensi Gelombang Ketiga Covid-19 Terbuka, Jangan Diabaikan

Bambang S
Terakhir diupdate: 9 November 2021 09:42 9:42 am
Bambang S
Dipublikasikan 9 November 2021 09:30
Bagikan
gelombang ketiga covid-19
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari mengingatkan Pemerintah untuk tidak abai karena adanya potensi gelombang ketiga Covid-19. Hal demikian ia sampaikan saat mengikuti rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan RI dan RDP dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 serta Direktur Utama PT Biofarma.

Selain mengingatkan potensi gelombang ketiga Covid-19, Sari juga meminta pemerintah fokus dan memperkuat upaya kesehatan masyarakat dengan memprioritaskan upaya promotif dan preventif. “Selain itu, saya juga berharap Menkes memperkuat pengawasan ke daerah, jangan sampai terjadi lonjakan kasus lagi. Proses pembelajaran tatap muka (PTM) dan perkantoran agar tetap mengikuti protokol kesehatan,” kata Sari di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (08/11/2021).

Disampaikan politisi Partai Gerindra itu, berdasarkan data Biofarma, vaksin program yang sudah terdistribusi mencapai 233 juta, sedangkan jumlah yang disuntikkan berdasarkan data Kemenkes baru 204 juta dosis. “Itu artinya ada hampir 30 juta dosis yang sudah dikirim tapi belum disuntikan. Kami minta pemerintah melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi,” pintanya.

Sari juga mengapresiasi vaksinasi Covid-19, dimana dari data Kementerian Kesehatan, Indonesia berada peringkat 5 dunia jumlah orang yang divaksin. “Cakupan vaksinasi pertama kita sudah mencapai 59,9 persen . Namun demikian untuk vaksin kedua atau yang sudah vaksin lengkap baru 37,8 persen. Untuk itu saya berharap pemerintah fokus meningkatkan cakupan vaksinasi tahap kedua ini yang masih cukup rendah,” tuturnya.

Sari juga mendesak Kemenkes yang didukung oleh Badan POM dan PT Biofarma untuk segera memfinalisasi rencana vaksinasi Covid-19 untuk anak umur 6-11 tahun. “Dengan mempersiapkan pembiayaan, ketersediaan vaksin, mekanisme dan standar prosedur operasional,” terangnya.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan sudah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) bagi vaksin Sinovac dan vaksin Sinovac buatan Bio Farma menyusul dibolehkannya vaksinasi anak usia 6-11 tahun.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19DPRkemenkesPutih Sari
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fenomena La Nina Awal November, BNPB Catat Banjir di 32 Lokasi di Indonesia
Tulisan selanjutnya Kemenag NU Yaqut Cholil Qoumas Terbitkan Edaran untuk PTKN, Kemenag Nyatakan Dukung Permendikbud No 30

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?