Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Beritahu Karyawan Ada Wabah Covid-19, Amazon Bersedia Didenda $500.000

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2021 08:50 8:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2021 08:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amazon setuju untuk membayar denda $500.000 dan dipantau oleh aparat California, setelah kejaksaan negara bagian di Amerika Serikat itu mengatakan pihak perusahaan tidak melakukan upaya yang memadai untuk memberitahu karyawan dan otoritas kesehatan tentang Covid-19 yang merebak di tempat kerjanya.

Amazon mempekerjakan sekitar 150.000  orang di California, kebanyakan dari mereka ditempatkan di 100 “fulfillment centers” – bangunan semacam gudang super besar di mana pesanan dikemas dan dikirimkan ke pelanggan. 

Kesepakatan itu, yang perlu mendapatkan persetujuan oleh seorang hakim, mengharuskan perusahaan yang berbasis di Seattle itu memberitahukan dalam hitungan sehari kasus-kasus baru Covid-19 yang terdeteksi di tempat kerja.

Amazon juga setuju untuk memberitahukan dinas kesehatan setempat perihal kasus infeksi baru coronavirus yang terdeteksi dalam waktu 48 jam.

Jubir Amazon Barbara Agrait dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihak perusahaan senang masalah tersebut dapat diselesaikan, dan “senang karena pihak kejaksaan tidak menemukan ada masalah substantif dengan kebijakan keselamatan bangunan kami”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Xavier Becerra, mantan kepala kejaksaan negara bagian California yang sekarang memimpin US Health and Human Services Department, bulan December 2020 meminta agar hakim mematuhi sejumlah surat panggilan yang dikeluarkan kantornya hampir empat bulan sebelumnya sebagai bagian dari investigasi kejaksaan terhadap praktik perusahaan dalam perlindungan karyawan di tempat kerja semasa pandemi Covid-19.

Kepala Kejaksaan California Rob Bonta, dalam konferensi pers yang digelar di seberang sebuah pusat distribusi Amazon di San Francisco, mengatakan bahwa kepatuhan terhadap peraturan itu penting sebab negara bagian akan menghadapi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 di musim dingin sementara banyak orang berkumpul di dalam ruangan untuk merayakan liburan akhir tahun, lansir The Guardian Selasa (16/11/2021).

Tidak diketahui pasti berapa banyak karyawan Amazon yang sudah terpapar coronavirus sejak awal pandemi Covid-19. Pada Oktober 2020, perusahaan itu mengungkap hampir 20.000 pekerja garis depannya di AS dites positif atau diduga positif Covid-19.

Undang-undang “berhak untuk tahu” yang dimiliki California mengharuskan majikan memberitahu pekerjanya apabila ada kasus coronavirus di tempat kerja mereka, memberitahu proteksi berkaitan dengan pandemi itu, manfaat apa dan tindakan keselamatan apa yang patut diterima karyawan. Perusahaan juga harus melaporkan setiap kasus yang terdeteksi ke otoritas kesehatan setempat.

California tahun ini menjadi negara bagian Amerika Serikat pertama yang melarang perusahaan ritel besar memecat pekerja di bagian warehouse karena tidak mencapai target sebab waktu terpotong untuk hajat ke kamar kecil atau istirahat.

UU itu melarang Amazon dan perusahaan sejenis memberi sanksi karena pekerja mengikuti aturan kesehatan dan keselamatan, dan memperbolehkan karyawan untuk melayangkan gugatan apabila atas target kelewat batas atau sanksi yang diberikan oleh perusahaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amazoncaliforniacovid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom Kampala: Aparat Tuding Pemberontak ADF, ISIS Klaim Serangan
Tulisan selanjutnya Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi Aung San Suu Kyi Dkk Dikenai Dakwaan Tambahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?