Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Siswa Muslim di Sekolah London Ini Dipaksa Berhenti Shalat Gurunya dan Dianggap sebagai ‘Tindakan Pembangkangan’

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2022 20:13 8:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2022 19:00
Bagikan
dipaksa berhenti shalat
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang siswa dipaksa berhenti saat sedang shalat oleh seorang guru di sebuah sekolah di London. Menurut Arab News, Thaher Tarawneh, 12, terpaksa harus melaksanakan shalat di luar musala karena ruangannya tertutup.

Saat kejadian, Thaher dan beberapa temannya sedang melaksanakan shalat di area lapangan di sekolah Ark Soane Academy sebelum dihentikan oleh gurunya. Namun, Thaher tetap melanjutkan sholatnya sementara teman-temannya melarikan diri.

Akibatnya, guru tersebut memanggil beberapa staf sekolah untuk mencegah Thaher melanjutkan shalat sebelum dipulangkan. Menurut media itu, seorang anggota staf diduga mencengkram pinggangnya dan melepaskan blazernya dari lantai, yang ia gunakan sebagai sajadah.

Remaja Muslim ini mengklaim dirinya ditangkap dan dipaksa berhenti shalat oleh seorang guru yang mengatakan kepadanya bahwa itu adalah tindakan pembangkangan. Dia kemudian diminta dikirim pulang pada sore hari dan dipaksa untuk menandatangani pernyataan yang menurutnya bukan cerminan peristiwa yang sebenarnya.

Ayah Thaher menyatakan penyesalannya atas kejadian tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mencoba mendidik anak-anak kami untuk memiliki keyakinan tertentu, dan tidak boleh ada anggota staf yang mencoba menghalangi mereka, “ kata Ayahnya. “Menurut pemahaman saya, anak-anak lain melarikan diri karena mereka takut dengan teriakan anggota staf ini.”

“Thaher tahu ia tidak menghentikan shalatnya kecuali ada sesuatu yang darurat. Jadi bagi anggota staf ini untuk menyela itu dan kemudian melanjutkan untuk menganiaya anak saya, itu tidak dapat diterima.”

Dalam sebuah pertemuan, orang tua Thaher meminta untuk melihat rekaman CCTV dari insiden tersebut, tetapi permintaan itu ditolak saat tiba di sekolah. Mereka telah mengajukan keluhan resmi ke sekolah dan Dewan Ealing. Sekolah telah mengkonfirmasi penyelidikan formal sedang berlangsung.

Elizabeth Znider, seorang teman keluarga yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa dia tidak percaya dengan hasil pertemuan tersebut. “Hal pertama yang dikatakan kepala sekolah adalah bahwa shalat Thaher adalah tindakan pembangkangan, bahwa mereka mempertimbangkan untuk mengecualikannya dan bahwa mereka tidak mengizinkan waktu shalat.”

“Tidak masuk akal karena mereka memiliki musala, tiga perempat dari murid sekolah adalah Muslim dan merupakan persyaratan hukum untuk dapat menjalankan agama dengan bebas,” ujar Elizabeth.

Orang tua Thaher sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkannya dari sekolah, dengan mengatakan dia mungkin “didiskriminasi karena agamanya.”

“Kami menyelidiki insiden itu ketika itu menjadi perhatian kami, termasuk meninjau semua bukti yang tersedia dan mewawancarai semua yang terlibat,” kata Matthew Neuberger, Kepala Sekolah Ark Soane Academy. “Pengaduan resmi sekarang telah dibuat, dan prosedur normal akan diikuti untuk memastikan ini ditangani secara adil dan tepat.”

“Sekolah kami bangga atas dukungan yang kami berikan kepada siswa dari semua agama dan kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang inklusif untuk semua orang,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisislamofobia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rombongan DPR RI Komisi III Datang ke Wadas, Warga Punya Hak Menerima atau Menolak Penambangan
Tulisan selanjutnya khutbah jumat valentine Khutbah Jumat: Janganlah Kita Ikut-ikutan Perayaan Hari Valentine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?