Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Inilah Nama-nama Lain Bulan Rajab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Februari 2022 15:44 3:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Februari 2022 15:45
Bagikan
niat puasa rajab
Bagikan

Bulan Rajab dinamakan juga Al-‘Asham. Dalam kitabnya Ash-Shihhah, Al-Jauhari berkata, “Orang-orang Jahiliyyah menamakan Rajab dengan Syahrullah Al-Asham bahkan ada yang menamakan Al-Ashab karena tercurahnya kebaikan padanya

Oleh: Dr. Muhammad Yusran Hadi

Hidayatullah.com | BULAN RAJAB memiliki banyak nama. Ini dikarenakan bulan Rajab memiliki keagungan dan kemuliaan bagi orang-orang Arab sejak dulu sebelum datang Islam, bahkan setelah datang Islam.

Di dalam kitabnya “Tabyiinul ‘Ajab bimaa Warada Fii Syahri Rajab”, Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani menyebutkan nama-nama bulan Rajab itu delapan belas nama. Ibnu Hajar berkata: Ibnu Dihyah berkata, “Rajab mempunyai delapan belas nama:

Pertama: Rajab, karena ia agungkan pada masa Jahiliyah.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kedua: Al-Asham, karena ia tidak ada terdengar padanya gemerincing senjata.

Ketiga: Al-Ashab, karena mereka mengatakan: sesungguhnya rahmat dicurahkan padanya.

Keempat: Rajam, karena setan-setan dirajam padanya.

Kelima: Bulan Haram

Keenam: Al-Haram, karena keharamannya itu sudah lama .

Ketujuh: Al-Muqim, karena keharamannya itu tetap.

Kedelapan: Al-Mu’alla, karena dia tinggi di sisi mereka.

Kesembilan: Al-Fardu, dan ini nama syar’i.

Kesepuluh: Munashilul Asinnah, disebutkan oleh Imam Al-Bukhari, dari Abi Raja’ Al-‘Athaaridi.

Kesebelas: Munshilul Aal, maknanya menjawab,. Nama ini terdapat dalam syair Al-A’syi.

Kedua belas: Munziul Asinnah

Ketiga belas: Syahrul ‘athirah, karena mereka menyembelih.

Keempat belas: Al-Mubri

Kelima belas: Al-Mu’asy-asy

Keenam belas: Syahrullah

Ketujuh belas: Dinamakan Rajab, karena meninggalkan peperangan. Dikatakan: Aku memutuskan ar-rawaajib karena Allah.

Kedelapan belas: Dinamakan Rajab, karena ia musytaq (berasal) dari kata rawaajib.” (Tabyiinul ‘Ajab Bimaa Warada Fii Syahri Rajab: 21-22).

Menurut Ibnu Al-Atsir, “Pada masa Jahiliyyah, mereka menamai bulan Rajab dengan Munshilul Asinnah, artinya mencabut mata tombak dan panah untuk membatalkan peperangan dan memutus sebab-sebab huru-hara. Karena Rajab menjadi penyebab terhentinya peperangan, maka sebutan itu dinisbatkan kepada Rajab.

Imam Qurthubi berkata, “Orang-orang Arab juga menamakan bulan Rajab dengan nama munshilul asinnah. Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abi Raja’ Al-‘Utharidi – namanya ‘Imran bin Milhan. Ada juga yang mengatakan ‘Imran bin Taim – ia berkata: ” Kami dulu menyembah batu. Apabila kami menemukan batu yang lebih baik darinya, maka kami membuangnya dan kami mengambil yang lain. Apabila kami tidak menemukan batu, maka kami kumpulkan jatswah dari tanah, lalu kami datangkan kambing, maka kami sembelih di atasnya, lalu kamu berthawaf dengannya.. Maka apabila telah datang bulan Rajab kami katakan munshilul asinnah. Maka kami tidak menanggalkan tombak yang ada besi diujung dan panah yang ada besi di ujunngnya melainkan kami mencabutnya dan membuangnya.” (Tafsir Al-Qurthubi: 8/123).

Bulan Rajab dinamakan juga Al-‘Asham. Dalam kitabnya Ash-Shihhah, Al-Jauhari berkata, “Orang-orang Jahiliyyah menamakan Rajab dengan Syahrullah Al-Asham. Berkata Khalil: Sesungguhnya dinamakan dengan itu karena tidak didengar suara histeris, gerakan perang, dan suara gemercing senjata, karena ia termasuk bulan-bulan haram.”

Imam Al-Munawi berkata dalam kitabnya “At-Taisir bi Syarhi Al-Jami’ Ash-Shaghir”: Rajab dinamakan dengan Al-Asham karena mereka (orang-orang Arab Jahiliyyah) menahan diri dari peperangan, maka tidak terdengar padanya suara senjata.”

Syaikh Abu Bakar Ad-Dimyathi al-Bakari berkata, “Bulan Rajab dinamakan dengan Al-Ashab karena tercurahnya kebaikan padanya. Dan dinamakan dengan Al-Asham karena tidak mendengar gemerincing senjata padanya. Dan dinamakan dengan Arrajam karena merajam musuh-musuh dan setan-setan sehingga tidak menyakiti para wali dan orang-orang shalih.” (I’anatut Thalibin: 2/454).

Demikianlah penjelasan para ulama mengenai makna bulan Rajab dan nama-nama lain dari bulan Rajab serta sebab penamaannya.

Para ulama sepakat mengatakan bahwa dianjurkan memperbanyak amal shalih pada Rajab. Amal shalih yang dimaksud adalah amalan secara umum yang dalilnya shahih yang dianjurkan pada semua bulan termasuk Rajab, bukan amalan yang dikhususkan pada bulan Rajab.

Mengingat keagungan dan kemuliaan bulan Rajab sebagai bulan haram, maka mari kita memperbanyak amal shalih dan menjaga diri dari maksiat di bulan ini. Karena, pahala amal shalih dan dosa maksiat pada bulan-bulan haram termasuk bulan Rajab lebih besar dari bulan-bulan lainnya.

Semoga Allah swt senantiasa memberi petunjuk kepada kita untuk senantiasa memperbanyak amal shalih sesuai dengan dalil yang shahih agar ibadah kita diterima dan senantiasa menjaga diri dari maksiat. Dan semoga Allah swt menerima amal shalih kita. Aamin.

Penulis adalah Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh pada International Islamic University Malaysia (IIUM), Dosen Fiqh dan Ushul Fiqh Pascasarjana UIN Ar-Raniry

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulan haramBulan RajabRajab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bawa Pasal Penistaan Agama, Roy Suryo Laporkan Menag Yaqut ke Kepolisian
Tulisan selanjutnya Pakar PBB Mengecam Serangan Online terhadap Jurnalis Perempuan Muslim di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Berita
12 Juni 2026 21:40
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?