Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

25 Februari, Pembantaian Jamaah Masjid Ibrahimi oleh Yahudi ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Februari 2022 23:46 11:46 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Februari 2022 07:00
Bagikan
masjid ibrahimi
Bagikan

Hidayatullah.com — Pada hari ini di tahun 1994, seorang dokter militer ‘Israel’ berjalan masuk ke masjid Ibrahimi di Hebron bersenjatakan senapan serbu Galil. Baruch Goldstein, seorang pemukim ilegal Yahudi yang berasal dari Brooklyn, Amerika Serikat itu kemudian memberondong jamaah Palestina yang kala itu sedang sholat subuh di bulan Ramadhan.

Senapan Goldstein memuntahkan ratusan peluru, di mana ia mengisi ulang setidaknya sekali, sebelum akhirnya dilumpuhkan dan dipukuli hingga mati. Saat itu, diketahui 29 jamaah pria dan anak-anak syahid, dan lebih dari 100 lainnya terluka.

Entitas Zionis kemudian merilis pernyataan yang mengutuk aksi itu sembari menyatakan bahwa Goldstein beraksi sendiri dan menyebut psikologis pria itu terganggu alias gila.

Pembantaian masjid Ibrahimi dilaporkan secara luas di media internasional – tetapi banyak orang Palestina di sini terus percaya bahwa cerita lengkapnya tidak pernah diceritakan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Dua puluh sembilan orang yang tewas di dalam masjid bukan satu-satunya syuhada hari itu. Penduduk setempat memperkirakan jumlah akhir kematian antara 50 dan 70 – dan diperkirakan 250 terluka selama hari itu.

Mereka dibunuh oleh serdadu ‘Israel’ selama demonstrasi di luar masjid, aksi solidaritas di rumah sakit Hebron, dan bahkan di pemakaman saat para jenazah syuhada dikuburkan.

Beberapa kesaksian dari korban selamat menyebut bahwa mereka ditembak oleh seorang pria bersenjata kedua di dalam masjid. Tak seorang pun warga Palestina percaya bahwa Goldstein benar-benar bertindak sendiri.

Goldstein adalah pendukung rabi ekstremis Meir Kahane, seorang Yahudi Ortodoks Amerika yang dikenal karena ideologi ultra-nasionalisnya dan karena mendirikan partai Kach pada tahun 1971. Kach menganjurkan pemindahan paksa orang-orang Palestina dari Israel dan wilayah Palestina yang diduduki (oPt).

Bagi warga Palestina, pembantaian itu merupakan indikasi bahaya yang ditimbulkan oleh proyek pemukiman ilegal Israel. Kehidupan sehari-hari bagi warga Palestina di Hebron, khususnya di Kota Tua, sejak itu menjadi tak tertahankan, dengan jalan Al-Shuhada tetap ditutup dan kekerasan pemukim terhadap warga Palestina sering terjadi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjid IbrahimipalestinaYahudi Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jajak Pendapat di AS: Biden dan Trump Lebih Negatif Dibanding Putin
Tulisan selanjutnya CDC: 70% Populasi Amerika Serikat Bisa Lepas Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?