Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Konsultasi

Proses Penciptaan Langit dan Bumi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2022 11:15 11:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2022 11:15
Bagikan
Allah menciptakan langit dan bumi
Bagikan

Allah menciptakan di atas bumi apa saja yang dibutuhkan manusia dari pepohonan, sungai, jalan-jalan, makanan dan sejenisnya dalam waktu dua hari, yaitu hari Selasa dan Rabu

Hidayatullah.com | BANYAK riwayat yang berbeda-beda yang menceritakan tentang sejarah penciptaan langit dan bumi. Ayat di atas secara lahir menggambarkan bahwa penciptaan bumi terlebih dahulu sebelum penciptaan langit.

هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبۡعَ سَمَٰوَٰتٖۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ

“Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”(QS: al-Baqarah {2} : 29).

Bagaimana hakekatnya?

Baca Juga

Antara Qadha dan Syawal: Bolehkah Satu Kali Puasa Menggabungkan Dua Niat?
MUI Jatim Dukung Fatwa Haram Sound Horeg, Ini Alasannya
Hukum Duduk di Masjid bagi Orang yang Berhadast Kecil atau Sedang Junub
Masjid dan Mushalla menurut Al-Quran dan Hadis
Inilah Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat  

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ‘Arsy Allah di atas air. Pada waktu belum ada makhluk lainnya ketika Allah ingin menciptakan makhluk lain, Dia mengeluarkan kabut dari air tersebut, kemudian kabut tersebut membumbung tinggi ke atas, maka disebut dengan langit.

Kemudian air yang di bawahnya mengering, dari situlah diciptakan bumi, kemudian dijadikan tujuh lapis dalam waktu dua hari, Ahad dan Senin. Ketika bumi tersebut bergoncang, Allah ciptakan gunung di atasnya supaya tidak bergoncang lagi. Inilah yang dimaksud dalam firman Allah  Subhanahu wa ta’ala :

وَأَلۡقَىٰ فِي ٱلۡأَرۡضِ رَوَٰسِيَ أَن تَمِيدَ بِكُمۡ وَأَنۡهَٰرٗا وَسُبُلٗا لَّعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ

“Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.” (QS: an-Nahl {16}: 15)

Kemudian menciptakan di atas bumi apa saja yang dibutuhkan manusia dari pepohonan, sungai, jalan-jalan, makanan dan sejenisnya dalam waktu dua hari, yaitu hari Selasa dan Rabu. Itulah yang dimaksud dalam firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

قُلۡ أَئِنَّكُمۡ لَتَكۡفُرُونَ بِٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡأَرۡضَ فِي يَوۡمَيۡنِ وَتَجۡعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادٗاۚ ذَٰلِكَ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ  وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِيَ مِن فَوۡقِهَا وَبَٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقۡوَٰتَهَا فِيٓ أَرۡبَعَةِ أَيَّامٖ سَوَآءٗ لِّلسَّآئِلِينَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.” (QS: Fushshilat: 9-10).

Kemudian Allah menuju langit yang waktu itu masih berbentuk kabut, kemudian Allah jadikan kabut tersebut satu langit, setelah itu Allah pisahkan menjadi tujuh langit dalam waktu dua hari, yaitu hari Kamis dan Jum’at. Ini yang dimaksud firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ وَهِيَ دُخَانٞ فَقَالَ لَهَا وَلِلۡأَرۡضِ ٱئۡتِيَا طَوۡعًا أَوۡ كَرۡهٗا قَالَتَآ أَتَيۡنَا طَآئِعِينَ  فَقَضَىٰهُنَّ سَبۡعَ سَمَٰوَاتٖ فِي يَوۡمَيۡنِ وَأَوۡحَىٰ فِي كُلِّ سَمَآءٍ أَمۡرَهَاۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنۡيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفۡظٗاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ

“Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Qs. Fushshilat {41} : 11-12).

Disebut Hari Jum’at, karena Allah mengumpulkan penciptaan langit dan bumi pada hari itu dan memberikan wahyu dan perintah-Nya pada setiap langit dan bumi. Kemudian menghiasi langit yang terdekat (dengan bumi), dengan bintang-bintang yang berfungsi sebagai lampu-lampu penerang dan penjaga dari syetan-syetan yang mencuri pendengaran.

Setelah selesai menciptakan langit dan bumi dalam waktu enam hari, Allah bersemayam di atas ‘Arsy. Inilah yang dimaksud dalam firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٖ ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ

“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy.” (QS: al-Hadid {57} : 4).

Jumlah Langit dan Bumi

Jumlah langit ada tujuh, sebagaimana yang tersebut dalam Surah al-Baqarah ayat 29 di atas dan ayat-ayat lainnya.  Adapun jumlah bumi, al-Qur’an tidak menyebutnya secara jelas, kecuali dalam satu ayat, firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَ سَبۡعَ سَمَٰوَٰتٖ وَمِنَ ٱلۡأَرۡضِ مِثۡلَهُنَّۖ

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.” (QS: at-Thalaq {65} : 12).

Maksudnya Allah yang menciptakan bumi dengan jumlah tujuh bumi. Ini dikuatkan oleh hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ  bersabda:

لاَ يَأْخُذُ أَحَدٌ شِبْرًا مِنَ الأَرْضِ بِغَيْرِ حَقِّهِ إِلاَّ طَوَّقَهُ اللَّهُ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ‏ ‏.‏

“Tidaklah salah seorang dari kamu mengambil sejengkal tanah tanpa hak, melainkan Allah akan menghimpitnya dengan tujuh lapis bumi pada hari Kiamat kelak.” (HR: Muslim).

Hadits-hadits tentang jumlah bumi yang tujuh sangat banyak, hadits di atas sudah mewakilinya. Wallahu A’lam.*/Dr Ahmad Zain an-Najah, Pusat Kajian Fiqih Indonesia (PUSKAFI)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bumilangitpenciptaan langit dan bumi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sukarelawan ukraina Kedubes Ukraina Kerahkan Sukarelawan ‘Israel’ untuk Bertempur Lawan Rusia
Tulisan selanjutnya Madzhab al-Ghazali?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Feature
30 Juni 2026 17:12
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Keluarga Sakinah

Zakat dari Harta Haram, Apa Hukumnya?

30 Maret 2025 22:33
Konsultasi Syariah

Tidak Sholat dan Membayangkan Porno di Bulan Ramadhan Apakah Membatalkan Puasa?

25 Maret 2025 06:00
masjidil aqsha
KajianKonsultasi

Enam Hal yang Tidak Membatalkan I’tikaf Meski Keluar dari Masjid

17 Maret 2025 09:00
Konsultasi Syariah

Hukum Membuka Aib Pasangan di Media Sosial

4 Maret 2025 16:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?