Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Biden Sebut Putin ‘Penjahat Perang’, Kremlin: Amerika Paling Banyak Serang Negara Lain

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Maret 2022 16:44 4:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2022 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Rabu bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin adalah “penjahat perang” karena menyerang Ukraina dan mengumumkan bantuan keamanan tambahan sebesar US$800 juta (S$1,09 miliar) termasuk senjata untuk menyerang pesawat Rusia dan tank.

Joe Biden, menggambarkan Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai ‘penjahat perang’ karena menginvasi Ukraina, selain menegaskan bahwa pemimpin tersebut tidak pantas dimaafkan oleh dunia.

“Oh, saya pikir dia penjahat perang, ” ujar Biden saat berbicara di depan wartawan di Gedung Putih.

Ini adalah pertama kalinya Biden secara terbuka menyebut Putin sebagai penjahat perang. Seminggu yang lalu, selama kunjungan ke Polandia, Wakil Presiden Harris mengatakan Rusia harus diselidiki atas kemungkinan kejahatan perang.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki kemudian mengatakan bahwa Biden berbicara dari hati, menambahkan ada proses hukum terpisah untuk menentukan apakah Putin telah melanggar hukum internasional dan melakukan kejahatan perang dan prosesnya sedang berlangsung di Departemen Luar Negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

AS paling banyak serang negara lain

Kremlin segera membantah tuduhan Biden dengan menyatakan bahwa Putin selalu tahu dan mengetahui semua tindakan yang dia ambil untuk Rusia. Kremlin menilai, AS paling banyak menyerang negara lain, tidak pantas mengutuk tindakan Rusia di Ukraina’

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan yang dibuat oleh Biden tidak dapat diterima dan tidak dapat dimaafkan. “Pada kenyataannya, AS telah menyerang dan membom orang yang tidak bersalah paling banyak.”

“Jadi, presiden negara itu tidak punya hak untuk melabeli apa yang dilakukan Rusia saat ini sebagai kejahatan, pelanggaran, atau apa pun yang terkait,” kata Peskov dikutup Reuters.

Peskov menanggapi dengan mengatakan pandangan Biden tentang Putin adalah “retorika yang tidak dapat diterima dan sepenuhnya tidak dapat dimaafkan”, menurut kantor berita Tass.

Rusia juga memperingatkan AS bahwa negara itu memiliki kekuatan untuk ‘menggantikan AS sebagai negara adidaya dunia’, selain menuduh Barat menyebarkan propaganda untuk melemahkan Rusia. “Semua upaya Barat untuk menakut-nakuti dunia tentang Rusia tidak akan berhasil karena negara itu mampu mengalahkan musuh-musuhnya dalam sekejap mata,” kata mantan Presiden Rusia Dmitry Medevedev.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joe Bidenpenjahat perangPerang Rusia UkrainaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 2 Polisi Penembak Laskar FPI Divonis Bebas, Alasan Hakim: Mereka Terpaksa Bela Diri
Tulisan selanjutnya 18 Negara Eropa Longgarkan Aturan Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?