Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Taliban Afghanistan Perintahkan Presenter TV Menutup Wajahnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2022 14:07 2:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2022 14:07
Bagikan
pengungsi afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas Taliban di Afghanistan mengeluarkan perintah resmi bahwa jurnalis perempuan harus menutupi wajah mereka saat tampil di televisi. 

“Kemarin kami bertemu dengan pejabat media… mereka menerima saran kami dengan sangat senang,” kata Akif Mahajar, jubir Kementerian Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

“Tanggal terakhir untuk penutup wajah untuk presenter TV adalah 21 Mei,” imbuh Aktif Mahajar seperti dilansir DW Kamis (19/5/2022).

Pihak berwenang Taliban telah memberi tahu semua stasiun televisi bahwa perintah baru itu “final dan tidak dapat dinegosiasikan,” kata media Afghanistan TOLOnews.

Yalda Ali, salah satu presenter TOLO terkemuka, mengunggah rekaman video dirinya yang sedang memasang masker dengan disertai tulisan: “seorang wanita sedang dihapus, atas perintah dari Kementerian Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Mahajar mengatakan presenter wanita bisa memakai masker medis, seperti yang banyak digunakan selama pandemi Covid-19.

Pada bulan Maret, Taliban melarang semua media visual asing, termasuk BBC dan Deutsche Welle, karena aparat terkait tidak dapat memeriksa konten, termasuk pakaian wartawan, kata seorang pejabat Taliban.

Sebagian besar wanita Afghanistan mengenakan jilbab karena alasan agama, tetapi banyak perempuan di daerah perkotaan seperti Kabul tidak menutupi wajah mereka. Selama pemerintahan Taliban terakhir dari tahun 1996 hingga 2001, wanita diwajibkan mengenakan burqa khas berwarna biru.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanburqamaskerperempuanPresenter TVTalibanTutup mukawanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desak Singapura Minta Maaf terkait Tudingan terhadap UAS, PKS: Menyakiti Hati Umat Islam
Tulisan selanjutnya Saksi pernikahan Pernikahan Tak Kenal Pacaran, Sudah Aqad Nikah Masih Deg-degan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?