Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cabang Gereja Ortodoks Ukraina Melepaskan Diri Sepenuhnya dari Moskow

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2022 08:46 8:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2022 09:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah cabang Gereja Ortodoks Ukraina yang tetap loyal kepada Moskow setelah perpecahan tahun 2019, sekarang mengatakan akan melepaskan diri dari Gereja Ortodoks Rusia disebabkan invasi negara itu ke Ukraina.

Ukraina diberi izin oleh pemimpin spiritual Orthodox Christians seluruh dunia untuk membentuk gereja yang independen dari Moskow pada 2019, mengakhiri ikatan keagamaan selama berabad-abad antara kedua negara.

Namun banyak paroki, terutama di bagian timur Ukraina, memilih untuk tetap loyal di bawah payung Ukrainian Orthodox Church-Moscow Patriarchate.

Setelah pertemuan para pemimpinnya, gereja Ukraina mengumumkan bahwa mereka akan mendeklarasikan “kemerdekaan penuh” dari Rusia.

“Dewan telah menyetujui penambahan dan perubahan terkait pada Statuta Manajemen Gereja Ortodoks Ukraina, menunjukkan otonomi penuh dan kemerdekaan Gereja Ortodoks Ukraina,” kata pihak gereja dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat malam, seperti dikutip Reuters Sabtu (28/5/2022),

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan itu mengutuk invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina dan dukungan Patriark Kirill, kepala gereja Rusia, atas apa yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus” untuk memerangi anti-Rusia. Ukraina mengatakan invasi skala penuh sama sekali tidak beralasan.

Menjelang keputusan hari Jumat, lebih dari 400 paroki telah meninggalkan Ukrainian Orthodox Church-Moscow Patriarchate disebabkan invasi Rusia.

Sebuah survei tahun 2020 oleh Razumkov Centre yang berbasis di Kyiv menemukan bahwa 34% warga Ukraina mengidentifikasi diri sebagai anggota utama Orthodox Church of Ukraine, sementara 14% adalah anggota Ukrainian Orthodox Church-Moscow Patriarchate.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaOrtodoks MoskowOrtodoks UkrainaParokirusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milad PKS Anies Hadiri Milad PKS di Istora Senayan, Anies Diteriaki Presiden oleh Massa
Tulisan selanjutnya Kemenkes Rilis 5 Klasifikasi soal Kasus Cacar Monyet, Minta Masyarakat Waspada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?