Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Charles Dikabarkan Terima Uang Tunai €3 Juta dari Politisi Qatar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2022 13:20 1:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juni 2022 13:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pangeran Charles menerima  uang jutaan euro saat bertemu dengan seorang politisi senior Qatar, menurut sebuah laporan.

Prince of Wales itu dikabarkan diberi uang sebanyak total €3 juta dalam pertemuan-pertemuan dengan Sheikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al-Thani, mantan perdana menteri Qatar.

Dalam satu kesempatan uang diserahkan kepada pewaris tahta Kerajaan Inggris itu dalam sebuah koper, dalam kesempatan lain tas jinjing, serta dalam kantong belanjaan Fortnum & Mason, department store kelas atas yang memegang Royal Warrant untuk menyuplai rumah tangga putra Ratu Elizabeth itu dengan bahan makanan kebutuhan sehari-hari.

Penyerahan uang diduga berlangsung dalam pertemuan-pertemuan kedua pria itu, termasuk pertemuan tertutup empat mata di Clarence House pada tahun 2015, kata laporan itu yang dilansir The Guardian Sabtu (25/6/2022).

Dalam sebuah pernyataan, seorang jubir Clarence House mengatakan uang yang diserahkan pada tahun 2015 langsung disalurkan ke lembaga-lembaga amal di bawah naungan Pangeran Charles. “yang membuat perjanjian semestinya dan memastikan kepada kami bahwa semua proses yang benar dipatuhi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koper berisi uang tunai diserahkan kepada dua penasihat Charles yang katanya menghitung sendiri dengan tangan uang tersebut. Para staf istana katanya meminta Coutts, bank swasta yang kerap menangani rekening anggota keluarga Kerajaan Inggris, untuk mengambil uang tersebut.

Uang-uang itu kemudian disimpan dalam rekening Prince of Wales’s Charitable Fund (PWCF). Tidak ada kesan pembayaran-pembayaran itu ilegal, lapor Sunday Times Sabtu (25/6/2022).

Sheikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al-Thani, salah satu orang terkaya di dunia, mendapatkan julukan “Orang yang membeli London” setelah menggunakan kekayaannya serta pengaruhnya di Qatari Wealth fund, untuk berinvestasi dalam jumlah besar di London termasuk dengan membeli aset Shard, Harrods dan InterContinental London Park Lane. Dia merupakan pemilik salah satu klub sepakbola dunia paling kaya, Paris Saint-Germain.

Tidak ada bukti bahwa Sheikh Hamad tidak bermaksud memberikan uang itu untuk organisasi amal dan dia tidak dapat dimintai komentarnya, lapor The Guardian.

Pimpinan wali amanat organisasi amal itu mengkonfirmasi kepada Sunday Times bahwa donasi tahun 2015 memang ada dan kemudian para wali, yang bertanggung jawab untuk menjaga reputasi organisasi, membicarakan soal tata kelola dan hubungan donatur guna memastikan bahwa donatur adalah pihak yang sah dan terverifikasi oleh auditor.

Lembaga amal itu mengatakan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi donasi tahun 2015 itu diserahkan dalam bentuk tunai atas pilihan donatur.

Charles dan Hamad dikabarkan sudah berteman sejak berpuluh tahun silam.

Pada tahun 2010, Charles dikabarkan melobi Hamad agar mengurungkan rencana pemugaran Chelsea Barracks bernilai £3 miliar. Chelsea Barracks adalah jajaran rumah tempat tinggal mewah di London yang dahulu merupakan barak tentara Inggris, yang terkategori sebagai bangunan bersejarah. Dia mengatakan kepada temannya itu – yang kala itu menjabat PM Qatar – dalam sebuah surat bahwa desain stadion yang banyak menggunakan baja dan kaca yang diusulkan Qatari Diar “membuat hati saya kecewa”. Charles kemudian menjamu emir Qatar untuk minum teh di Clarence House di mana topik itu dibahas lagi. Qatar akhirnya membatalkan rencana tersebut, sehingga memicu Candy bersaudara – yang mengawasi pemugaran – melayangkan gugatan £81 juta. Dalam gugatannya mereka menuding Qatar tunduk dengan permintaan Pangeran Charles. Klaim perihal uang-uang tersebut muncul di waktu yang memalukan bagi sang pangeran. Pasalnya Clarence House belum lama membantah klaim adanya praktik “cash-for-access” di organisasinya, sementara Metropolitan Police dan Charity Commission sedang menyelidiki praktik-praktik dalam penggalangan dana, termasuk dengan “mengobral akses atau gelar kehormatan” dari keluarga kerajaan.

September 2021 Sunday Mail mengungkap bahwa orang kepercayaan Charles, Michael Fawcett, menjanjikan gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris bagi seorang miliarder Arab Saudi dengan imbalan uang. Fawcett mengundurkan diri sebagai kepala pelayan pribadi Charles pada 2003 karena dituding menerima “hadiah-hadiah” dalam jumlah yang sangat besar dan tidak becus dalam mengelola Clarence House. Meskipun demikian dia masih bekerja di lingkaran dalam Pangeran Charles hingga saat ini.

Beberapa tahun silam terungkap pula bahwa Sarah Ferguson, bekas istri Pangeran Andrew – adik Charles, menawarkan akses terhadap bekas suaminya kepada media yang bersedia membayar sejumlah uang kepadanya.

Meskipun tidak ada bukti hitam di atas putih, tetapi kabar bahwa gelar kehormatan atau akses kepada anggota keluarga kerajaan Inggris bisa diperoleh dengan imbal balik donasi dalam jumlah besar kepada organisasi amal yang dikelola anggota keluarga Kerajaan Inggris sudah sering terdengar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Chelsea BarracksClarence HouseHamad bin Jassim bin Jaber al-ThaniinggrisPangeran CharlesPrince of WalesQatarQatari Diar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Penjual Mengaku Ditolak Shopee karena Produk ‘Jam Dinding Tauhid’ Dianggap Simbol Taliban
Tulisan selanjutnya Inggris Dkk Akan Melarang Impor Emas Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?