Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memburu Geng Kriminal di Perkampungan Kumuh Polisi Brazil Tewaskan Belasan Orang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juli 2022 11:24 11:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juli 2022 11:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi di Brazil mengatakan 18 orang terbunuh saat aparat menyerbu sebuah perkampungan kumuh (favela) untuk memburu geng kriminal yang mengontrol kawasan itu.

Empat ratus personel polisi militer dikerahkan ke Alemão – favela yang dikenal paling banyak terjadi kekerasan bersenjata oleh geng kriminal – pada hari Kamis (21/7/2022) dini hari.

Enam belas orang yang tewas diduga penjahat, sementara seorang petugas polisi dan seorang warga sekitar adalah dua korban lainnya, kata para pejabat.

Operasi berlangsung sepanjang hari dan menyebabkan ribuan orang terkurung di rumah mereka.

Tujuan penggerebekan adalah untuk menemukan dan menangkap para penjahat yang merencanakan operasi serangan di favela saingan mereka, kata polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian target mengenakan seragam yang mirip dengan polisi militer sehingga mereka lebih sulit dikenali, lapor media lokal O Dia seperti dilansir BBC.

Empat ratus personel keamanan yang menggerebek kawasan itu didukung oleh 10 kendaraan anti peluru dan empat helikopter.

Ketika korban mulsi berjatuhan, penduduk setempat membawa orang-orang yang terluka ke dalam kendaraan sementara polisi mengawasi.

Gilberto Santiago Lopes, dari Anacrim Human Rights Commission, mengatakan polisi enggan membantu mereka.

“Polisi tidak bermaksud menangkap, justru bermaksud membunuh mereka. Jadi kalau mereka terluka, mereka tidak layak ditolong,” kata Lopes kepada Reuters.

Penggerebekan mematikan seperti itu tidak jarang terjadi di favela-favela di Rio de Janeiro, saat polisi berusaha memburu geng penyelundup narkoba.

Namun, kelompok-kelompok hak asasi manusia di Brazil sangat kritis terhadap operasi polisi di perkampungan masyarakat miskin yang penuh sesak itu, dengan mengatakan bahwa mereka membahayakan nyawa penduduk tanpa benar-benar membungkam kekuatan geng-geng kriminal yang merajalela di sana.

Pada bulan Mei penyerbuan seperti itu menewaskan 22 orang, termasuk seorang wanita pejalan kaki di favela Vila Cruzeiro.

Tahun lalu, sedikitnya 25 orang, termasuk seorang polisi, tewas dalam baku tembak di daerah Jacarezinho di kota itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brazilfavelageng kriminalkampung kumuhpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Presiden Paraguay Dicantumkan Dalam Daftar Korupsi Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Catat Kasus Cacar Monyet Pertama Pada Anak, 99% Diidap Kaum Gay

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?