Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Serangan Seksual di Militer AS Capai Rekor Tertinggi

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 September 2022 12:53 12:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 September 2022 13:20
Bagikan
Getty Images via AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah serangan seksual di militer Amerika Serikat (AS) meningkat 13 persen pada tahun fiskal 2021, angka tertinggi, menurut laporan tahunan yang dirilis Pentagon.

Kantor Pencegahan dan Respons Serangan Seksual (SAPR) Departemen Pertahanan AS mengatakan ada 8.866 pengaduan penyerangan yang melibatkan personel militer, baik korban maupun subyek pada tahun yang bersangkutan per 30 September 2021, dibandingkan dengan 7.183 pengaduan pada tahun sebelumnya.

Namun, sangat sedikit keluhan kekerasan seksual yang dilaporkan ke pihak berwenang. SAPR, yang menggunakan teknik survei tentara, memperkirakan bahwa hampir 36.000 personel militer pria dan wanita, 8,4 persen wanita dan 1,5 persen pria, mengalami pelecehan seksual yang tidak diinginkan pada tahun yang bersangkutan.

“Angka kami menunjukkan bahwa ini adalah jumlah tertinggi serangan seksual terhadap perempuan sejak masalah ini dipelajari secara rinci pada tahun 2006,” kata Elizabeth Foster, Direktur Eksekutif Kantor Ketahanan Militer, yang berfokus pada kesejahteraan personel militer kepada AFP.

Untuk pria, tingkat kekerasan seksual tertinggi kedua setelah tahun 2006. “Angka-angka ini tragis dan sangat mengecewakan,” kata Foster.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peningkatan tertinggi kekerasan seksual terjadi di angkatan darat, naik 26 persen diikuti angkatan laut (19 persen) dan masing-masing dua persen untuk angkatan udara dan marinir. Pada bulan Januari tahun ini, Presiden Joe Biden mengeluarkan perintah untuk menjadikan pelecehan seksual sebagai kejahatan di bawah darurat militer.

Perintah tersebut berarti bahwa kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, dan penyerangan terhadap anak di bawah umur dapat diadili di pengadilan militer. Penuntutan akan dilakukan oleh jaksa khusus dan bukan perwira militer.

Di masa lalu, perwira tinggi militer telah dituduh sering menutup mata, menyembunyikan atau meremehkan serangan seksual. Militer AS juga dikatakan enggan mengubah dan menganggap sistem sebelumnya lebih baik karena dapat menjaga tingkat kedisiplinan yang tinggi di antara anggota dan perwiranya.

Tetapi karena upaya sebelumnya untuk mengendalikan masalah telah gagal, Menteri Pertahanan Lloyd Austin menunjuk sebuah komisi independen untuk mengajukan rekomendasi tentang cara terbaik untuk menangani pelaku kekerasan seksual di militer.Komisi menyimpulkan bahwa menghapus kekuasaan untuk mengadili atau tidak mengadili kasus-kasus dari hierarki komando adalah satu-satunya cara untuk menanganinya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:militer Amerika Serikatpelecehan seksualSerangan seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Grand Syeikh Al-Azhar: Pemuda adalah Harapan Utama Membangun Kemajuan Negara
Tulisan selanjutnya Berantas Radikalisme, Disdik, DSI dan DPP ISAD Aceh Tandatangani MoU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?