Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tahu Keberadaan Pria India Tersangka Pembunuhan Ini, Ada Hadiah A$1 Juta dari Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2022 16:45 4:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2022 16:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepolisian Australia, hari Kamis (3/11/2022), menawarkan hadiah A$1 juta ($633.000) untuk informasi tentang keberadaan seorang pria warga negara India tersangka kasus pembunuhan seorang wanita di sebuah pantai empat tahun silam.

Anggota kepolisian negara bagian Queensland yang dapat berbicara bahasa Hindi dan Punjabi menunggu di sebuah kantor di Cairns untuk dikontak lewat WhatsApp atau secara online perihal informasi keberadaan Rajwinder Singh, 38, kata Detektif Inspektur Sonia Smith.

Singh bekerja sebagai perawat di Innisfail, selatan Cairns, saat mayat gadis berusia 24 tahun Toyah Cordingley ditemukan tergeletak di Wangetti Beach pada hari Senin 22 Oktober 2018.

Wanita itu pergi ke pantai tersebut, yang berada di utara Cairns, untuk mengajak anjingnya jalan-jalan pada hari sebelumnya.

Singh terbang dari Cairns ke Sydney pada hari jasad Cordingley ditemukan dan dia pergi menuju India keesokan harinya, kata pihak kepolisian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hadiah yang ditawarkan itu adalah yang terbesar dalam sejarah Queensland. Selain itu, sayembara ini unik sebab tidak meminta petunjuk yang akan dapat memecahkan kasus pembunuhan sehingga dakwaannya berhasil di pengadilan, melainkan semata untuk meminta informasi keberadaan tersangka agar dapat ditangkap.

Menteri Kepolisian Mark Ryan menyetujui sayembara itu dan berkeyakinan ada orang yang mengetahui di mana Singh dapat ditemukan.

“Kami tahu bahwa masyarakat ada yang mengenal orang ini, mereka tahu di mana orang ini berada dan kami meminta masyarakat untuk melakukan hal yang benar,” kata Ryan, seperti dikutip Associated Press.

“Sekarang, ada sejuta alasan bagi satu miliar mata di seluruh dunia untuk membantu kami memberikan keadilan bagi Toyah,” imbuhnya.

Deputy Police Commissioner Tracy Lindford mengatakan para detektif berkeyakinan Singh masih berada di India.

Dia meminta kepada 1,4 miliar penduduk India agar datang membawa informasi sehingga dapat sedikit memberikan ketenangan kepada keluarga Toyah.

Tiga detektif Queensland sudah berada di India bekerja sama dengan pihak berwenang setempat dalam penyelidikan, kata Smith.

Australia mengajukan permohonan ke India untuk mengekstradisi Singh pada Maret tahun lalu, tetapi pria itu tidak dapat ditemukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaIndiapembunuhanQueenslandRajwinder SinghSayembara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ade Armando Sebut Anies akan Kalah Jika Kristen Bersatu, Netizen Sebut Kedok Politik Identitas dan Opini Busuk
Tulisan selanjutnya Hukum Suami Menggunakan Gaji Istri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?