Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Airbus dan Tata Berkolaborasi Membuat Pesawat Angkut Militer India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 November 2022 13:31 1:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 November 2022 13:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pembuat pesawat Prancis Airbus akan memproduksi pesawat angkut C295 bekerja sama dengan grup Tata India. Penerbangan militer India sejauh ini tidak pernah digarap perusahaan swasta lokal.

Airbus akan menyerahkan 16 pesawat siap terbang pada tahun 2025 sementara 40 lainnya akan diproduksi bersama dengan raksasa bisnis Tata, yang memproduksi segala sesuatu mulai dari garam hingga lokomotif dan merupakan merek yang populer di banyak rumah tangga di India, lapor radio Prancis RFI (5/11/2022).

Sebanyak 56 pesawat angkut taktis Airbus akan menggantikan pesawat angkut Avro buatan Inggris milik Angkatan Udara India, kata kementerian pertahanan.

“Ini adalah proyek pertama yang seperti ini di mana pesawat militer akan diproduksi di India oleh perusahaan swasta,” kata kementerian, setelah pabrik Tata untuk pembuatan pesawat itu diresmikan di kota Vadodara negara bagian Gujarat pada 30 Oktober.

“Pesawat buatan India pertama diharapkan sudah jadi pada September 2026,” kata kementerian tentang pesawat itu, hasil kolaborasi bernilai hampir tiga miliar euro antara Tata, Airbus dan Space SA yang berbasis di Spanyol yang disetujui oleh Delhi pada tahun 2021.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti yang terjadi, Hindustan Aeronautics yang dikelola negara merakit pesawat-pesawat asal Rusia dan Inggris dan memproduksi pesawat latih untuk militer India yang berkekuatan 1,3 juta orang.

Selama ini, perusahaan yang dikelola negara Hindustan Aeronautics merakit pesawat-pesawat asal Rusia dan Inggris dan membuat pesawat latih bagi militer India yang berkekuatan 1,3 juta personel.

Butuh lebih dari 35 tahun bagi India untuk memproduksi jet tempur supersonik sendiri, tetapi mesinnya masih bergantung pada suku cadang dari negara asing dan masih berkutat menangani masalah-masalah kecil.

“Kita mengambil langkah besar dalam menjadikan India sebagai pusat manufaktur pertahanan,” kata PM Narendra Modi pada peluncuran proyek itu di Gujarat, kampung halamannya. 

“India membuat pesawat tempur, tank, dan kapal selamnya sendiri. Proyek Tata-Airbus ini akan mendorong ke depan moto kita ‘Make-in-India, Make-for-Globe‘,” kata Modi.

“Sekarang, India juga akan memproduksi pesawat angkut. Dalam waktu dekat, pesawat penumpang besar juga akan dibuat di India. Proyek ini akan mengubah sektor pertahanan kedirgantaraan India dan menciptakan ekosistem baru,” imbuhnya.

India merupakan pembeli alat-alat pertahanan terbesar kedua setelah Arab Saudi. Pada saat yang sama, India membukukan ekspor militer senilai 989 juta euro pada enam bulan pertama tahun 2022.

India ingin mencapai target ekspor tahunan sebesar 4,3 miliar euro pada tahun 2025, kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh pada sebuah pameran pertahanan internasional.

Perdana Menteri Modi mengatakan pemerintahannya mendatangkan cukup besar modal luar negeri ke 60 sektor domestik termasuk tiga miliar euro ke dalam industri kedirgantaraan negara yang baru lahir sejak dia naik ke puncak kekuasaan pada 2014.

Dia berharap pendanaan asing untuk proyek-proyek pertahanan lokal akan segera mencapai 25 miliar euro dan melambungkan gagasannya make-in-India, yang dimulai pada tahun 2020.

Pujian terhadap proyek di Vadodara itu juga datang dari kalangan sipil.

“India merupakan pasar yang sedang berkembang dan ada potensi bisnis sangat besar di sini,” kata Hisashi Takeuchi, managing director dari perusahaan pembuat mobil terbesar di negeri itu Maruti-Suzuki India Ltd.

“Bagi sebagian besar perusahaan di luar negeri, ini adalah pasar yang baik untuk dimasuki dan merupakan keputusan yang bijaksana bagi perusahaan mana pun untuk datang ke India,” imbuh Takeuchi, yang berharap kerja sama Tata dengan Eropa akan mengasah keterampilan domestik.

“Proyek ini juga akan melentingkan upaya India untuk menghasilkan sistem berkualitas, yang akan membantu India menghasilkan produk-produk manufaktur presisi tinggi dan berkualitas tinggi,” kata Tata dalam sebuah pernyataan.

Selain menggandeng pabrikan Eropa untuk menggarap C295, Tata dikabarkan sedang dalam pembicaraan tingkat lanjut dengan pabrikan alat pertahanan asal Amerika Serikat Lockheed Martin untuk membuat helikopter ikonik Sikorsky di India untuk keperluan angkatan bersenjata negeri Hindustan yang haus teknologi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AirbusC295IndiaLockheed Martinmiliterpesawat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terungkap Lokasi Makam Mullah Omar, Pendiri Taliban
Tulisan selanjutnya Kardinal Ricard Termasuk 11 Uskup Prancis Pelaku Pedofilia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Berita
2 Juli 2026 21:51
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026

Terbaru

  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?