Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Messi Usung Trofi Pakai Jubah Bisht Komentator Piala Dunia 2022 Sewot

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2022 12:23 12:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2022 12:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Qatar sukses menggelar Piala Dunia 2022 berbiaya $220 miliar di tengah komentar miring, sinis dan munafik media Barat. Ketika Lionel Messi dipakaikan jubah bisht khas Arab oleh Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, sebelum mengangkat trofi kemenangan Argentina, komentar di stasiun televisi Inggris BBC menjadi sewot.

Jubah tipis terawang itu menutupi seragam tim nasional Argentina yang dipakai Messi, termasuk emblem negaranya. (Lihat video di bawah)

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan sambil tersenyum saat jubah tersebut dipasang ke badan Messi oleh pemimpin Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Gestur itu mengundang pujian warganet di kawasan Arab yang melihatnya sebagai bentuk penghormatan. Namun, media dan warganet di negara Barat sewot, termasuk bekas bintang sepakbola Inggris Gary Lineker.

“Memalukan mereka telah menutupi bajunya” selama “momen ajaib” seremoni kemenangan Argentina, kata Gary Lineker pembawa acara BBC siaran langsung laga final, seperti dilansir The Guardian Ahad (18/12/2022). Lineker kerap memberikan komentar sinis perihal Piala Dunia 2022 Qatar sejak sebelum kompetisi dimulai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kenapa begitu? Tidak ada alasan untuk melakukan hal itu,” kata Pablo Zabaleta, bekas pesepakbola Argentina yang dibayar BBC untuk menjadi komentar laga final Argentina vs Prancis.

Jubah bisht dipakaikan kepada Messi setelah Argentina mengalahkan Prancis melalui adu penalti 4-2, setelah dua babak dan perpanjangan waktu menunjukkan hasil imbang 3-3. Messi mencetak dua gol selama pertandingan dan berhasil melakukan tendangan dalam adu penalti untuk memastikan timnya membawa pulang trofi pertama bagi Argentina sejak Piala Dunia 1986.*

https://youtu.be/ddChKJzPGb4

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArgentinaBBCbishtGary LinekerjubahLionelPiala Dunia 2022Qatarsepakbolatrofi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gilanya Pendukung Timnas Argentina di Bangladesh, Sampai Mati Kesetrum
Tulisan selanjutnya Desakan Memecat Iptu Umbaran, Polisi yang Nyamar jadi Wartawam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

KUII VIII Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah dan Penguatan Peran Umat Islam

Berita
25 Juli 2026 10:26
Bakar Dua Masjid, Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Picu Kerusuhan di Tepi Barat
MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Sheikh Hasina Akan Kembali, Sekutunya Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Terbaru

  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?