Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gilanya Pendukung Timnas Argentina di Bangladesh, Sampai Mati Kesetrum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2022 11:33 11:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2022 11:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Warga Bangladesh penggemar sepakbola berteriak “Messi, Messi” dan berjoget menari-nari di jalanan merayakan kemenangan timnas Argentina dalam final Piala Dunia 2022 di Qatar. Semangat orang Bangladesh membela tim favorit mereka bahkan sampai membuat sejumlah orang mati kesetrum dan jatuh dari atap.

Menurut polisi, ratusan ribu orang melawan suhu dingin untuk menonton pertandingan final Piala Dunia 2022  di layar raksasa yang dipasang di alun-alun, jalan, dan lapangan sepak bola utama di ibu kota Dhaka, lapor AFP Ahad (18/12/2022).

Banyak dari mereka mengenakan kaos berwarna biru langit dan putih khas seragam timnas Argentina dan mengenakan jersey nomor 10 ikonik Lionel Messi.

“Saya tidak tahu mengapa saya menangis, tetapi saya menangis untuknya,” kata Nafiun Rahman Zian, seorang pemuda 18 tahun penggemar Messi, kepada AFP.

“Penantian bertahun-tahun (sudah berakhir) untuk melihat cintaku, si pesulap kecil, memegang trofi paling bergengsi yang sangat dia dambakan,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bangladesh, negara mayoritas Muslim berpenduduk 170 juta jiwa, masyarakatnya sangat mencintai olahraga cricket dan tim nasional mereka bahkan menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Namun, Bangladesh termasuk penghuni peringkat buncit di kancah sepakbola dunia.

Meskipun demikian, setiap empat tahun masyarakat di Bangladesh – seperti penduduk dunia di belahan dunia lain – fokus menikmati kompetisi Piala Dunia FIFA. Tradisinya, dukungan masyarakat Bangladesh terbagi menjadi dua – satu kubu pendukung Argentina, satu kubu pendukung Brazil.

Kerumunan besar hari Ahad berkumpul di kampus Universitas Dhaka di pusat kota. Banyak orang melukis bendera Argentina di pipi mereka untuk menyaksikan pertandingan yang disiarkan langsung dari Qatar.

Kerumunan bersorak gembira ketika Messi mencetak gol pertama dalam pertandingan final, dengan tendangan penalti.

“Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bahagianya saya,” kata Imon Gazi sambil mengusap matanya, setelah pemain Argentina Angel Di Maria mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Penonton terdiam lesu saat dua gol Kylian Mbappe dari Prancis membawa pertandingan ke perpanjangan waktu dengan skor 2-2.

“Saya merasa seperti kena serangan jantung,” kata Abdus Sabur, seorang tukang ojek berusia 40 tahun. Dia mengaku sebagai pendukung Brazil, tetapi beralih ke Argentina di babak final disebabkan Messi.

“Mbappe berusia 23. Dia masih dapat bermain di Piala Dunia tiga kali lagi. Piala kali ini harus dibawa Messi,” ujarnya, di saat tendangan Mbappe dalam adu penalti menyamakan skor 3-3.

Ketika tendangan Gonzalo Montiel memastikan kemenangan Argentina atas Prancis 4-2, kerumunan orang yang menyemut di halaman Universitas Dhaka girang bukan kepalang.

“Banyak teman saya, terutama yang mendukung Brasil, mengejek saya dan sesama pendukung Argentina bahwa kami tidak memenangkan apa pun sejak Piala Dunia 1986, padahal saya belum lahir,” kata pemuda berusia 19 tahun bernama Mohammad Hasan.

“Messi telah membuktikan bahwa dia adalah pemain terhebat di dunia. Dia bahkan lebih hebat dari Diego Maradona atau rivalnya Cristiano Ronaldo. Perdebatan selesai,” ujarnya.

Persaingan pendukung Argentina-Brazil merebak hingga ke pelosok kampung di Bangladesh. Sejumlah warga desa bahkan mengecat dinding rumah mereka seperti warna bendera tim kesayangan masing-masing. 

Tidak hanya itu, sedikitnya tujuh orang tewas karena kesetrum atau jatuh dari atap saat berusaha mengibarkan bendera nasional tim dukungan mereka di rumahnya, menurut laporan kepolisian.

Sedikitnya tiga orang juga kehilangan nyawa setelah pendukung tim sepakbola yang berlawanan saling adu jotos di sejumlah kota kecil, kata polisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArgentinaBangladeshBrazilMbappeMessiPiala Dunia 2022PrancisQatarsepakbola
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laznas BMH Gelar Khitan Berkah untuk 50 Anak Dhuafa di Bengkulu
Tulisan selanjutnya Messi Usung Trofi Pakai Jubah Bisht Komentator Piala Dunia 2022 Sewot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?