Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jepang Naikkan Batas Usia Hubungan Seks Suka Sama Suka dari 13 ke 16 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2023 22:55 10:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2023 13:30
Bagikan
[Ilustrasi] Kejahatan seksual anak
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah panel Kementerian Kehakiman Jepang mengajukan kenaikan batas usia hubungan seks suka sama suka dari 13 menjadi 16 tahun.

Ini merupakan bagian dari perombakan hukum Jepang yang lebih luas tentang kejahatan seks, setelah sejumlah kasus pemerkosaan dibebaskan pada tahun 2019 sehingga memicu protes.

Usulan itu bertujuan untuk mempidanakan grooming anak di bawah umur dan memperluas definisi pemerkosaan. Grooming adalah aktivitas merawat dan memelihara seseorang dengan tujuan eksploitasi seksual.

Statuta limitasi pengaduan kasus pemerkosaan juga akan dinaikkan dari 10 menjadi 15 tahun.

Berdasarkan undang-undang yang berlaku di Jepang saat ini, korban pemerkosaan harus membuktikan bahwa terjadi “kekerasan dan intimidasi” ketika hubungan seks itu terjadi dan korban “tidak mungkin mengelak” agar pelaku bisa dijatuhi hukuman.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Panel itu tidak mengubah kata-kata tersebut tetapi menambahkan faktor lain seperti intoksikasi, pembiusan, tertangkap basah dan kontrol psikologis ke dalam definisi pemerkosaan yang baru.

Pejabat Kementerian Kehakiman Yusuke Asanuma mengatakan perubahan itu tidak dimaksudkan untuk memudahkan atau mempersulit korban untuk memenangkan kasus pemerkosaan melainkan guna membuat putusan “lebih konsisten”.

Pemeriksaan ulang undang-undang kejahatan seks ini dilakukan setelah banyak terjadi aksi unjuk rasa pada tahun 2019 menyusul sejumlah vonis bebas kasus pemerkosaan, lansir BBC Senin (20/2/2023).

Dalam satu kasus, seorang pria melenggang bebas tanpa vonis hukuman setelah dituduh melakukan hubungan seks dengan anak perempuannya yang masih remaja, meskipun pengadilan mengakui bahwa perbuatan itu dilakukan secara paksa dan tidak diinginkan oleh anaknya. Pria itu akhirnya dimasukkan ke penjara setelah pihak kejaksaan mengajukan banding.

Pada kasus lain, seorang pria divonis tidak bersalah memperkosa seorang wanita yang pingsan akibat terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol setelah dia mengklaim “salah faham”  bahwa perempuan itu bersedia berhubungan intim.

Pemerintah diperkirakan akan meloloskan peraturan baru ini paling cepat pada musim panas.

Meskipun akan ada perubahan ketentuan usia tersebut, pengecualian masih akan ada bagi hubungan seks antara orang yang setidaknya berusia 13 tahun dan yang memiliki perbedaan usia kurang dari lima tahun.

Saat ini, batas usia hubungan seks suka sama suka di Jepang merupakan yang terendah di kalangan negara maju, dan terendah di lingkungan anggota G7.

Di Jerman dan Italia usianya adalah 14 tahun, di Yunani dan Prancis adalah 15 tahun dan di Inggris dan kebanyakan negara bagian di Amerika Serikat adalah 16 tahun. Artinya, jika ada orang yang melakukan hubungan seks dengan orang yang berusia di bawah usia-usia tersebut secara hukum dianggap telah melakukan hubungan seks dengan anak di bawah umur dan bisa dipidanakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangsekssuka sama suka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Polemik Gereja Kristen Kemah Daud Akhirnya Diselesaikan dengan Dialog
Tulisan selanjutnya Bela Ketua Umum PDI-P soal Pengajian, Ruhut Sitompul Sebut Megawati Sukses Mendidik Anak dan Taat Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Berita
5 September 2026 16:51
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?