Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rwanda Dapat 6 Unit Produksi Vaksin mRNA Bergerak dari BioNTech

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2023 11:59 11:59 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2023 11:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Enam unit produksi vaksin bergerak yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Jerman BioNTech tiba di Rwanda.

Ini merupakan pengiriman pertama unit tersebut ke Afrika, saat benua itu berusaha mendongkrak produksi lokal vaksin mRNA.

Unit tersebut, yang dibuat dari peti kemas yang didaur ulang, tiba di ibukota Kigali pada hari Senin. Setelah selesai dirakit unit itu akan menjadi tempat pembuatan vaksin untuk berbagai macam penyakit, lansir RFI Selasa (14/3/2023).

“Ini momen bersejarah,” kata Chief Operating Officer BioNTech, Sierk Poetting.

“Teknologinya scalable. Juga fleksibel sehingga bisa dipindahkan kemana saja,” imbuh Poetting.

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Fasilitas yang berada di Kigali akan dapat memproduksi hingga 100 juta vaksin mRNA setahun. Perlu waktu sedikitnya 12 bulan sebelum fasilitas itu mulai menghasilkan vaksin.

BioNTech mengatakan bahwa pihaknya sudah mempekerjakan 9 ilmuwan lokal, dengan rencana menaikkan jumlah staf sedikitnya menjadi 100 tahun depan, dan pada akhirnya tenaga-tenaga setempat yang akan menjalankan fasilitas itu.

Peti-peti kemas itu, yang dijuluki BioNTainers, selain membuat vaksin Covid-19 juga akan menjadi pelopor pengembangan vaksin untuk melawan penyakit lain seperti malaria, TBC dan HIV yang banyak merenggut nyawa warga Afrika.

“Kami juga sedang memikirkan terapi kanker yang sedang kami kembangkan yang dapat diproduksi di BioNTainer ini,” kata Poetting.

Rwanda akan mendistribusikan vaksin yang dibuat di BioNTainer ke 55 negara anggota Uni Afrika.

“Ini menunjukkan kekuatan sains, kemitraan, dan kemanusiaan, apa yang dapat dilakukan orang untuk memerangi pandemi yang mengerikan,” kata Menteri Kesehatan Rwanda Sabin Nsanzimana.

BioNTainer rencananya juga akan dikirimkan ke Afrika Selatan dan Senegal, menurut BioNTainer.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BioNTainerBioNTechmRNA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bentrokan Terjadi Polisi Pakistan Berusaha Menangkap Imran Khan
Tulisan selanjutnya Harta Haram Pejabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?