Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
KajianRamadhan

Ramadhan Momentum Perubahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2023 12:06 12:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2023 11:44
Bagikan
Warga Palestina mengambil bagian dalam perayaan Ramadhan, bulan paling suci bagi umat Islam, dua hari sebelum dimulai, di kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan. - AFP
Bagikan

Konsekuensi keimanan seorang hamba adalah tunduk syariat, sudah selayaknya Ramadhan menjadi momentum perubahan

Oleh. Hana Annisa Afriliani

Hidayatullah.com | RAMADHAN adalah bulan mulia yang kehadirannya begitu didamba oleh umat Islam yang beriman. Di dalamnya terdapat obral pahala dan janji Allah bahwa setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya.

Tak hanya itu, Ramadhan juga menjadi waktu terbaik untuk melangitkan doa-doa, karena Allah akan mengijabah doa orang-orang yang berpuasa. MasyaAllah..

Rasulullah ﷺ bersabda,

Baca Juga

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

ﺛﻼﺙ ﻻ ﺗﺮﺩ ﺩﻋﻮﺗﻬﻢ ﺍﻟﺼﺎﺋﻢ ﺣﺘﻰ ﻳﻔﻄﺮ ﻭﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻌﺎﺩﻝ ﻭ ﺍﻟﻤﻈﻠﻮﻡ

”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terzhalimi.” (HR: Tirmidzi).

Dengan sajian terbaik yang disuguhkan Ramadhan tersebut, tentu umat Islam berlomba-lomba mengisi Ramadhan dengan amalan ibadah, mulai dari meningkatkan tilawah Al-Qur’an, salat tarawih, menutup aurat, mendengarkan murrotal, hingga menghadiri kajian-kajian keislaman.

Sungguh, suasana ruhiyah amat terasa di bulan Ramadhan. Namun, semestinya setiap muslim tak hanya ‘getol’ ibadah dan menampakkan identitas keislaman di bulan Ramadhan saja, karena sejatinya setiap muslim diciptakan Allah adalah untuk beribadah.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Al-Dzariyat: 56).

Dan konsekuensi dari keimanan seorang hamba adalah tunduk pada aturan Sang Pencipta, yakni syariat Islam. Oleh karena itu, sudah selayaknya Ramadhan menjadi momentum perubahan.

Setiap muslim wajib mengazamkan diri untuk menjadi pribadi muslim yang jauh lebih baik setelah Ramadhan. Bukan hanya saleh saat Ramadhan saja.

Bukankah sudah selayaknya setiap muslimah yang sudah baligh menutup auratnya secara sempurna? Ya, menutup aurat itu bukti ketaatan kepada Allah, wajib dipakai di sepanjang waktu, tak hanya bulan Ramadhan saja.

Begitu pun membaca Al-Qur’an sudah seharusnya menjadi kegiatan rutin setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah ﷺ bersabda;

عن أبي أمامة الباهلي -رضي الله عنه- قال: سمعتُ رسول الله -صلى الله عليه وسلم- يقول: اقرؤوا القرآنَ فإنَّه يأتي يوم القيامة شَفِيعًا لأصحابه

Dari Umamah RA bahwa Nabi ﷺ bersabda, ”Bacalah Al-Quran, karena dia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela (pemberi syafaat) bagi orang yang mempelajari dan menaatinya.” (HR Muslim).

Tak hanya itu, mengkaji Islam juga kewajiban setiap muslim, bukan pada saat Ramadhan saja. Karena ilmu agama merupakan modal bagi setiap muslim untuk menjalankan kehidupan ini agar sesuai koridor syariat.

Jika tidak mengkaji Islam, bagaimana mungkin bisa selamat? Sedangkan interaksi antarmanusia kian berkembang seiring zaman, termasuk jenis-jenis transaksi muamalah, maka butuh ilmu yang akan menjadi penuntunnya.

Oleh karena itu, mengkaji Islam secara kaffah merupakan kewajiban bagi setiap muslim agar selamat dunia akhirat.

Dalam riwayat Imam Bukhari, Rasulullah ﷺ bersabda, yang artinya; “Siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah pahamkan atasnya perihal agama.”

Dengan demikian jangan jadikan amal saleh kita berhenti hanya di bulan Ramadhan saja. Sebaliknya, jadikan Ramadhan sebagai momentun awal perubahan.

Mari azamkan diri untuk berhijrah menjadi muslim yang kaffah. Kelak pasca Ramadhan, setiap waktu kita bernafaskan ibadah kepada Allah sebagai wujud penghambaan kita kepada-Nya.*

Aktivis Dakwah dan Penulis Buku

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineperubahanPilihan RedaksiRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagaimana Menghindari Nafas Bau selama Puasa Ramadhan
Tulisan selanjutnya Kecewa DPR, BEM KM Andalas Buat Ilustrasi Wajah Puan Maharani Monster

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

13 Juni 2026 04:49
Kajian

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

26 Mei 2026 09:00
Kajian

Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya

26 Mei 2026 08:30
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?