Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Perubahan Iklim dan Pria Amerika Mati Setelah Makan Tiram Mentah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2023 14:27 2:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2023 14:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria Amerika Serikat berusia 54 tahun meninggal dunia setelah makan tiram mentah yang dibeli dari sebuah kios makanan laut di Missouri, kata pejabat kesehatan. Kasus semacam ini diduga akan semakin sering terjadi seiring dengan perubahan iklim yang mengakibatkan suhu air laut meningkat.

Menurut aparat St Louis County, pria yang tida disebutkan identitasnya itu jatuh sakit setelah menyantap tiram yang dibelinya di Fruit Stand & Seafood in Manchester, St Louis pada suatu hari di pekan lalu.

Setelah itu dia dilarikan ke St Claire Hospital, di mana pria malang tersebut menghembuskan napas terakhirnya pada hari Kamis pekan lalu, lapor Independent Senin (12/6/2023).

Pihak Department of Health and Senior Services diberitahu tentang kasus itu keesokan harinya dan mereka menyelidiki penyebab kematiannya.

Petugas mengatakan Fruit Stand & Seafood bekerja sama dalam penyelidikan dan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa bisnis tersebut melakukan sesuatu yang dapat mencemari makanannya.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Tiram diyakini telah terkontaminasi dengan bakteri Vibrio vulnificus ketika mereka tiba di Fruit Stand & Seafood di Manchester, St Louis.

Petugas kesehatan berusaha memastikan dari mana tiram itu berasal.

Bakteri Vibrio vulnificus menyebabkan sekitar 80.000 penyakit dan 100 kematian setiap tahun, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Menurut CDC, bakteri Vibrio vulnificus tidak menyebabkan perubahan nyata pada tampilan, bau, atau rasa tiram yang terkontaminasi.

Bakteri Vibrio terdapat di perairan pesisir tempat tiram hidup, dan kasus seperti ini lebih sering terjadi selama bulan-bulan musim panas, kata CDC.

Gejala yang paling umum dari infeksi bakteri ini adalah diare dan muntah. Sementara pada  kasus yang lebih serius dapat menyebabkan infeksi aliran darah, lesi kulit yang melepuh parah, dan bahkan memerlukan amputasi anggota tubuh.

Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan di Nature awal tahun ini menemukan bahwa kasus bakteri Vibrio vulnificus cenderung meningkat di sekitar area seperti New York karena pemanasan air yang disebabkan oleh perubahan iklim.

“Perluasan yang diproyeksikan dari infeksi luka V. vulnificus menekankan perlunya peningkatan kesadaran kesehatan individu dan masyarakat di area ini,” tulis penulis laporan tersebut.

Tahun lalu, dua orang meninggal akibat bakteri Vibrio setelah mengonsumsi tiram mentah di Florida.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bakteriHeadlineoysterperubahan iklimtiram
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Konsumen Muslim Diberi Menu Daging Babi, Halal Corner: Menjaga Halal Harus Modal Ilmu!
Tulisan selanjutnya Tanggapi Konsumen Muslim Diberi Sajian Daging Babi, Begini Kata MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?