Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika akan Melarang Impor Uranium dari Rusia kecuali Kepepet Butuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Desember 2023 17:58 5:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2023 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis rendah parlemen Amerika Serikat, US House of Representatives, meloloskan rancangan undang-undang larangan impor uranium Rusia, dengan ketentuan khusus boleh apabila sangat dibutuhkan.

Rancangan undang-undang itu harus disetujui oleh Senat dan ditandatangani oleh Presiden Joe Biden sebelum resmi menjadi undang-undang.

Tidak jelas apakah Senat AS memiliki cukup waktu untuk membahasnya dan meloloskannya lewat pemungutan suara pada tahun ini, lapor Reuters hari Selasa (12/12/2023).

Larangan impor uranium Rusia akan berlaku 90 hari setelah disahkan. Demikian pula dengan pengecualiannya.

Di antara pengecualian yang tercantum pada RUU itu adalah pemboehan impor

Baca Juga

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

uranium yang diperkaya dengan level rendah dari Rusia apabila Menteri Energi AS menyatakan tidak ada sumber alternatif untuk mendapatkan uranium yang dibutuhkan bagi reaktor-reaktor nuklir di Amerika atau pengirimannya dibutuhkan untuk kepentingan nasional AS.

Sebelum pemungutan suara untuk meloloskan RUU itu, politisi Partai Republik Cathy McMorris Rodgers mengatakan bahwa ketergantungan yang berkelanjutan terhadap uranium Rusia sangat berisiko dan akan melemahkan infrastruktur nuklir AS.

Amerika Serikat melarang impor minyak Rusia menyusul invasi ke Ukraina tahun lalu, dan bersama sekutu Barat lainnya memberlakukan pembatasan harga ekspor minyak mentah dan produk minyak Rusia yang dikirim melalui laut. Namun, mereka belum melarang impor uranium dari Rusia.

Pembangkit listrik tenaga nuklir AS mengimpor sekitar 12 persen uranium yang dibutuhkannya dari Rusia pada tahun 2022. Sementara sebanyak 27 persen uranium mereka didatangkan dari Kanada dan 25 persen dari Kazakhstan, menurut data US Energy Information Administration. Hanya 5 persen saja dari uranium yang dibutuhkan pada tahun itu yang berasal dari Amerika Serikat sendiri.

Dengan aturan baru tersebut, impor uranium dari Rusia akan dikurangi bertahap menjadi 459 metrik ton pada 2027 dari sekitar 476.5 ton pada 2024.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatrusiauranium
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya drone gas air mata Drone ‘Israel’ Bantai Empat Warga Palestina di Jenin
Tulisan selanjutnya Demo anti pembakaran Al-Quran Mesir Ajak Negara Eropa Ikuti Langkah Denmark Melarang Pembakaran Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

8 Juni 2026 19:00
Berita

Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

8 Juni 2026 18:30
Berita

Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis

8 Juni 2026 17:58
Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

8 Juni 2026 17:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?