Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Yakin Negaranya Tidak Akan Terkena Wabah Ebola

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Agustus 2014 13:32 1:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2014 13:32
Bagikan
Pekerja medis misionaris Kristen Samaritan's Purse yang tertular virus Ebola.
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala lembaga pengendalian penyakit Amerika Serikat mengatakan yakin negaranya tidak akan mengalami wabah Ebola seperti negara-negara di Afrika Barat.

Pimpinan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Dr Tom Frieden mengatakan kepada Kongres bahwa rumah-rumah sakit di Amerika mampu menyediakan ruang rawat isolasi sehingga virus Ebola tidak menyebarluas.

Dua petugas kesehatan warga Amerika Serikat yang bekerja untuk organisasi misionaris Kristen Samaritan’s Purse terinfeksi Ebola di Liberia dan belum lama ini dipulangkan ke Amerika. Mereka dirawat di Atlanta dan kondisinya dikabarkan sudah membaik.

“Kami tidak memandang Ebola sebagai bahaya signifikan atas AS sebab penyakitnya tidak mudah menular, tidak menyebar dari orang yang tidak sakit dan norma budaya yang ikut andil dalam penyebaran penyakit –seperti tradisi penguburan mayat– bukan menjadi salah satu faktornya di Amerika Serikat,” kata Frieden saat berbicara di depan Kongres dikutip BBC (7/8/2014).

Menurut Frieden, Amerika Serikat tahu bagaimana cara menghentikan Ebola, yaitu dengan kontrol ketata atas penyakit infeksi yang sudah umum diterapkan di rumah-rumah sakit di AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

CDC sudah mengirimkan 50 stafnya ke negara Afrika yang paling parah terkena wabah, yaitu Sierra Leone, Liberia dan Guinea, serta Nigeria.

“Kita sudah pernah menghentikan wabah Ebola yang sebelumnya dan kita akan menghentikan yang satu ini,” kata Frieden seraya mengatakan setidakny dibutuhkan 6 bulan untuk meredam wabah itu.

Kasus kematian korban virus mematikan itu saat ini 50-60% dari jumlah orang yang terinfeksi, lebih rendah dibanding wabah Ebola sebelumnya yang mencapai 90%. Meskipun demikian, wabah kali ini tidak bisa dianggap enteng, sebab mobilitas orang semakin tinggi dan mencakup wilayah yang luas, tidak seperti waktu wabah terdahulu di mana Afrika relatif tertutup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orangtua Diminta Berhati-hati kampanye LGBT melalui Buku atau Tontonan
Tulisan selanjutnya blokade gaza Serangan Roket Berlanjut, Menhan dan Militer Penjajah Panen Kecaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?