Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Inilah Tips Hewan Qurban yang Sehat menurut Pakar Peternakan UGM

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Mei 2024 18:13 6:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Mei 2024 19:30
Bagikan
Bagikan

Dosen Peternakan UGM, mengingatkan masyarakat tidak sembarangan dalam menentukan hewan qurban dan memberi tips memilih hewan sehat

Hidayatullah.com—Sebentara lagi umat Islam Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban. Dosen Fakultas Peternakan UGM, Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mengingatkan masyarakat lebih jeli dan tidak sembarangan dalam memilih hewan kurban khususnya sapi.

Di bawah ini adalah syarat utama memilih sapi kurban menurut Ir. Panjono;

  1. Hewan sapi harus sehat dan tidak cacat
  2. Sapi yang sehat bisa dilihat dari penampilan fisik maupun tingkah lakunya.
  3. Penampilan fisik sapi kurban yang sehat antara lain moncongnya segar, bersih, tidak berbuih, tidak berbau, dan tidak terlihat adanya luka.
  4. Tracak kakinya menyerupai tempurung kelapa tertelungkup (mbathok dalam Bahasa Jawa).
  5. Matanya bersih, bersinar, tidak merah (belekan dalam Bahasa Jawa), dan tidak ada kotoran (blobok dalam Bahasa Jawa), serta pantat maupun anus juga bersih, tidak ada tanda-tanda mencret.
  6. Dari tingkah laku, sapi yang sehat akan terlihat cukup aktif dan tidak lesu.
  7. Nafsu makannya bagus dan menunjukkan aktivitas memamah biak (atau nggayemi dalam Bahasa Jawa).

“Kalau sapi mencret jelas itu tanda-tanda sakit,” terang Panjono, Kamis (16/5/2024).

    Panjono juga mengingatkan masyarakat atau panitia kurban agar bisa merawat dengan baik sapi kurban yang telah dibeli jauh hari. Mereka bisa menitipkan kepada peternak sapi setelah dibeli dari pasar atau pedagang hewan kurban.

    Baca Juga

    Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
    Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
    Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
    Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
    Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace

    “Jangan sampai setelah dibeli dan dipelihara sapi justru menurun kondisi tubuhnya atau bahkan jatuh sakit,” urainya.

    Meskipun saat ini sudah agak mereda, imbuh Panjono, masyarakat harus tetap mewaspadai munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). “Keduanya merupakan dua jenis penyakit yang masih menjadi wabah,” ungkap Panjono mengingatkan.*

    Redaktur: Ahmad
    Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

    Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

    donasi online
    TAG:hari raya qurbanHeadlinehewan qurban. idul kurbantips hewan sehatUGM
    Bagikan tulisan ini
    Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
    Tulisan sebelumnya HIV di Bengkulu Meningkat Akibat Seks Bebas dan Seks Sesama Jenis 
    Tulisan selanjutnya Turis Asing Jadi Target Penembakan Saat Berwisata di Bamiyan Afghanistan

    Ikuti Kami

    1.2KLike
    89KFollow
    27.8KFollow
    222KSubscribe
    Ad image
    Ad image

    Terpopuler

    Berita

    Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

    Berita
    13 Oktober 2026 13:01
    Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
    Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
    IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
    PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

    Terbaru

    • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
    • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
    • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
    • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
    • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
    • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
    • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
    • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
    • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
    • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

    Mungkin Anda Juga Suka

    Opini

    Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

    7 Agustus 2026 17:00
    Ghazwul Fikr

    SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

    6 Agustus 2026 12:51
    Opini

    Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

    5 Agustus 2026 19:00
    Artikel

    Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

    2 Agustus 2026 19:33
    Hidayatullah.comHidayatullah.com
    Follow US
    Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Informasi Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Indeks
    Welcome Back!

    Sign in to your account

    Username or Email Address
    Password

    Lupa password?